Jakarta -
Majelis Ulama Indonesia (MUI) membantah pertemuan yang digelar dengan para pimpinan ormas dan kelembagaan Islam tingkat pusat berkaitan pilpres 8 Juli mendatang. Ketua MUI Amidhan membantah juga pertemuan ini karena ada wacana permintaan penundaan pelaksanaan pilpres oleh pasangan capres-cawapres tertentu.
"Sama sekali tidak ada kaitannya dengan silaturahmi capres JK dan Megawati ke PP Muhamdiyah semalam," ujar Ketua MUI Amidhan di Kantor MUI, Jl Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Senin (8/7/2009).
Menurut Amidhan, pertemuan antara pasangan capres nomor urt 1 dan 3 dengan KPU tadi pagi dinilai bisa menjadi solusi dari persoalan tentang DPT. Karena itu, semua pihak diimbau untuk menjaga ketertiban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang tadi ada usulan dari beberapa pimpinan ormas untuk menunda pilpres. Tapi pada akhirnya diambil satu jalan tengah untuk mengatasi permasalahan DPT kita minta agar dikeluarkan Perpu. Kita minta agar dikeluarkan Perpu memilih dengan KTP untuk melindungi hak warga negara," pungkasnya.
(did/yid)