KPU dan JK-Mega Setuju Pemutakhiran DPT

KPU dan JK-Mega Setuju Pemutakhiran DPT

- detikNews
Senin, 06 Jul 2009 12:19 WIB
Jakarta - Hingga pukul 11.50 WIB, KPU bersama JK-Wiranto dan Mega-Prabowo bersama tim sukses masing-masing masih melakukan pertemuan. Hasil sementara pertemuan keduanya sepakat untuk melakukan pemutakhiran DPT.

"KPU secara resmi mengakui bahwa DPT bermasalah. Banyak pemilih dan NIK (Nomor Induk Kependudukan/NIK) yang ganda. Dan KPU bersama tim kampanye calon setuju dilakukan pemutakhiran bersama. Pemilih yang dobel dan ganda harus dihilangkan," ujar Sekjen PDIP Pramono Anung di sela-sela pertemuan.

Kegiatan ini berlangsung di gedung KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (6/7/2009). Suasana gedung KPU saat ini sangat ramai. Banyak orang berseliweran, termasuk puluhan wartawan pencari berita.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kesempatan ini Mega mengenakan pakaian warna ungu, Prabowo baju penuh saku warna krem, JK mengenakan batik warna merah sedang Wiranto batik warna coklat. Tim sukses kedua capres yang hadir antara lain Poempida Hidayatullah, Ali Mochtar Ngabalin, dan Bima Arya.
 
Selain masalah DPT, KPU dan peserta pilpres juga membahas penggunaan KTP sebagai syarat untuk mencoblos. "Untuk warga yang memiliki hak pilih dan belum terdaftar, akan dicarikan jalan keluar agar bisa memilih. Kalau usulan dari tim Mega-Prabowo dan JK Wiranto menggunakan KTP atau surat pengantar dari kelurahan setempat. Kita mengharapkan pemilu ini jujur, damai dan tanpa kecurangan," beber Pram. Poin kedua ini tengah dibahas.

Apakah ada opsi pengunduran pilpres? "Kalau ini tidak terpenuhi (pemutakhiran DPT dan KTP), opsi itu terbuka. Tapi sampai saat ini kita tak ada opsi untuk memundurkan," jawab Pram.

Menurutnya, tim kampanye dan KPU juga tengah menunggu respons dari Bawaslu terkait penggunaan KTP/surat pengantar dari kelurahan.

(nrl/iy)


Berita Terkait