Pandangan Masyarakat Soal Debat Capres

Pandangan Masyarakat Soal Debat Capres

- detikNews
Jumat, 03 Jul 2009 22:35 WIB
Pandangan Masyarakat Soal Debat Capres
Jakarta - Masa kampanye pemilihan presiden telah hampir mendekati batas akhir. Segala daya upaya pun sudah dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan kandidat capres dan cawapres untuk mendapatkan simpati massa.
 
Salah satunya yang dilakukan KPU dengan menggelar debat antar capres. Diharapkan masyarakat menjadi semakin mengerti akan visi-misi dari calon pemimpin negeri ini lima tahun mendatang, lalu bagaimana tanggapan masyarakat terhadap debat tersebut.
 
Sudah efektifkah debat yang digelar oleh KPU?
 
"Efektif, karena bisa mempengaruhi pemilih terutama pemilih pemula," ujar Eko Haryanto (24) kepada detikcom, Jumat (3/7/2009).  
 
Menurut mahasiswa ini, dengan acara debat yang disiarkan di stasiun TV tersebut bisa membuat pilihanya berubah terhadap siapa yang pantas memimpin negeri ini selama lima tahun mendatang.
 
"Ada visi-misi, kalo biasanya kan cuma jualan kecap," terang Eko.
 
Hal senada juga dikatakan pegawai swasta Agus Padli. Menurutnya dengan debat tersebut ia menjadi tahu arah pemerintahan mendatang seperti apa.
 
"Terus terang tahun lalu saya Golput, tapi setelah menyaksikan acara debat saya jadi punya pilihan," terang Agus.
 
Boy Jeffry (36) juga sependapat dengan Eko dan Agus jika debat membuatnya mempunyai alasan untuk memilih.
 
"Lebih kuat untuk memilih calon presiden pilihannya," terang Boy Jeffry.
 
Namun tidak semua warga rupanya berubah setelah menyaksikan acara debat tersebut. Masih ada warga yang tetap menjatuhkan pilihannya pada calon tertentu tanpa melihat materi debat yang disuguhkan.
 
"Tidak berubah, tetap pada pilihannya yang dulu," ujar Ceppi seorang pegawai pengantar barang.
 
Terlepas dari hal tersebut Ceppi pun mengamini apa yang Eko, Agus dan Boy kemukakan jika debat tersebut efektif untuk memberikan gambaran mengenai visi-misi capres. 
 
Tentunya kita semua berharap jika janji dari para pasangan capres bisa direalisasikan ketika mereka terpilih nanti. Sekaligus memperbaiki kekurangan yang mungkin ada.

(her/mad)


Berita Terkait