"Saya ingin pemimpin yang bisa menghentikan bencana, Pak. Karena negeri kita terus diterpa oleh bencana," seru salah seorang warga, Muzakkir.
"Memang diperlukan pemimpin yang adil dan ikhlas," jawab JK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dialog itu terjadi dalam kampanye dialogis di GOR Senam Raden Inten, Jakarta Timur, Kamis (2/7/2009).
JK menjelaskan ada 3 tipe bencana. Pertama, adalah bencana alam yang tidak bisa diterka kedatangannya. Kedua, bencana yang disebabkan manusia. Ketiga, bencana yang muncul karena kesalahan teknis.
Khusus untuk bencana oleh kelalaian manusia dan teknis, JK berjanji akan melakukan pembenahan dan pencegahan. "Tentu efek bencana akan dicegah," jelasnya.
Selain itu ada juga yang menanyakan penyelesaian proyek banjir kanal timur (BKT) untuk mencegah banjir di Jakarta. "BKT akan segera kita selesaikan. Sudah 2 tahun ini saya menongkrongi terus agar banjir kanal timur selesai tahun ini," tuturnya.
Dalam kampanyenya, JK tidak terlalu lama berorasi. JK lebih banyak melakukan tanya jawab. Setelah kampanye, JK langsung beranjak ke kediamannya di Jl Diponegoro untuk mempersiapkan diri menghadapi debat final capres nanti malam.
(gah/nrl)











































