Gagas BLT, JK Tak Tahu Dari Utang

Gagas BLT, JK Tak Tahu Dari Utang

- detikNews
Senin, 22 Jun 2009 21:56 WIB
Gagas BLT, JK Tak Tahu Dari Utang
Jakarta - Bantuan Langsung Tunai (BLT) merupakan crash programme yang digagas Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk meringankan beban rakyat akibat kenaikan harga BBM. Namun, sifatnya sementara dan bukan diambil dari dana utang luar negeri.

"JK-lah yang menggagas program kompensasi bagi rakyat yang tidak mampu. Kabinet menyepakati gagasan JK dan disepakati bahwa BLT hanya berjalan dalam periode waktu singkat, sepanjang tahun anggaran berjalan," kata Juru Bicara bidang Ekonomi Tim Kampanye JK-Wiranto, Bambang Soesatyo, di Jakarta, Senin (22/6/2009).

Menurut Bambang, dalam mengalokasikan anggaran BLT, JK tidak pernah mengusulkan opsi pinjaman dari luar negeri. Sebab, logika JK saat itu harga jual eceran BBM di dalam negeri yang sudah mendekati harga keekonomian, tekanan APBN dari pos subsidi BBM otomatis berkurang secara signifikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi untuk apa lagi berutang? JK mengusulkan agar mengambil sebagian dari hasil ekspor minyak mentah kita, karena kenaikan harga minyak saat itu mendatangkan laba yang banyak," jelasnya.

Lagi pula, lanjut Bambang, setahu JK, Menko Perekonomian dan Menteri Keuangan tidak pernah melaporkan bahwa kebutuhan BLT akan ditutup dari utang luar negeri. Padahal seharusnya penggunaan anggaran BLT dari utang ini dilaporkan ke DPR.

"Jadi, kalau akhirnya benar bahwa BLT dari utang, publik bisa meminta penjelasan dari SBY, Menko Perekonomian dan Menkeu," ungkapnya.

(zal/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads