KAMMI Pilih Hadiri Debat daripada Undangan Capres

Pecat Ketua Umum

KAMMI Pilih Hadiri Debat daripada Undangan Capres

- detikNews
Kamis, 18 Jun 2009 15:52 WIB
KAMMI Pilih Hadiri Debat daripada Undangan Capres
Jakarta - Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) melarang keras anggotanya untuk menghadiri undangan dari capres-cawapres. KAMMI lebih memilih hadir di acara debat.

"Untuk acara semacam deklarasi kami akan menolak, tapi untuk acara debat
capres kami siap datang," ujar Ketua Umum KAMMI terpilih Rijalul Imam di
Graha Wisata Kuningan, Jl Rasuna Said, Jaksel, Kamis (18/6/2009).

Pernyataan sikap ini terkait kehadiran Ketua Umum KAMMI sebelumnya, Rahman
Toha Budiarto dan sekjen Fikri Azis di acara politik cawapres Prabowo
Subianto 10 Juni lalu. Di situ Rahman sempat membuat pernyataan politik
bahwa visi KAMMI sama dengan pasangan Mega-Prabowo.

Rijalul menegaskan, KAMMI pada intinya bersikap terbuka dengan pasangan
manapun. Namun, KAMMI ingin tetap bersikap kritis tanpa harus menjatuhkan
pilihan kepada salah satu pasangan.

Acara yang akan dihadiri juga nantinya akan dibatasi. Harus bersifat debat
dan tidak mendukung. "Harus yang bersifat terbuka oleh publik," tegas Rijalul.

Kehadiran Rahman dan Sekjen Fikri Azis di acara Deklarasi Pelajar Pemuda
Mahasiswa Prabowo dinilai telah melanggar AD/ART serta ketentuan organisasi. Rahman saat itu menyampaikan bahwa visi KAMMI sama dengan pasangan Mega-Prabowo.

Menurut Rijalul, Rahman sebenarnya juga diundang dalam sebuah acara debat di TVRI. Di acara tersebut, beberapa organisasi kepemudaan hadir. "Kenapa dia justru datang di acara tersebut?" tanya Rijalul.

Hingga saat ini, pihaknya mengaku belum mendapat konfirmasi dari Rahman.
Padahal Rahman telah diberi kesempatan untuk melakukan klarifikasi paling
lambat 3 hari usai acara tersebut.

Rijalul juga belum mengetahui apakah ada dana yang mengalir ke KAMMI terkait peristiwa itu. Dia memastikan, akan ada audit keuangan pasca-era Rahman. "Kami akan lakukan audit," pungkasnya.

(mok/anw)


Berita Terkait