"Saya sudah diperiksa sekitar 2 jam. Saya ditanyakan beberapa pertanyaan kunci seperti apakah membawa massa selain tim sukses, dan lain-lain. Saya jawab semua tim sukses yang hadir ada absennya," kata Andi yang diperiksa sebagai saksi dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (16/6/2009).
Menurut politisi asal Makassar ini, dalam pertemuan itu SBY telah menegaskan berkali-kali bahwa acara tersebut tertutup dan tidak untuk konsumsi wartawan. Jika setelah itu ada beberapa stasiun TV yang mnenyiarkan, hal itu bukan kesalahan Tim SBY-Boediono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Andi, dari sisi administratif, semua tercatat pesertanya termasuk undangan dan ID Card. Hal ini akan semakin menguatkan bahwa acara forum silaturahmi bukanlah mencuri start kampanye.
"Semuanya melalui surat undangan resmi tim sukses, bukan yang lain. Laporan dari Bawaslu kurang cermat. Jadi penjelasan saya tadi sangat clear," paparnya.
Andi lalu menjelaskan bahwa penyidik sudah menerima semua kesaksiannya dan menyatakan masalahnya sudah jelas. Namun jika diperlukan untuk informasi tambahan para saksi akan dipanggil kembali.
(yid/iy)











































