"Yang namanya Islam itu di sini (sambil menepuk dadanya)," kata Megawati saat ditanya wartawan soal sebagian kalangan yang mempertanyakan keislamannya.
Hal itu disampaikan dia di sela-sela acara peluncuran buku 'Indonesia dalam Bingkai Keindonesiaan dan Kemanusiaan' yang ditulis Syafii Maarif di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakpus, Kamis (4/5/2009). Turut hadir dalam acara mantan wapres Tri Sutrisno, budayawan Salahuddin Wahid dan wartawan senior Rosihan Anwar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika saya menangani suatu konflik di daerah timur Indonesia, hati saya begitu merintih karena bagaimana untuk menerangkan bahwa dalam tubuh-tubuh yang bertikai itu ada darah-darah yang sama, ada bapak dengan anaknya, ipar dengan saudaranya, teman yang tadinya bersahabat menjadi musuhnya. Ketika saya bertanya, mereka tidak bisa menerangkanya dengan baik," ungkapnya.
"Kita seharusnya memberikan pememberdayaan kepada mereka dalam satu ruang yang kita sebut kemanusiaan itu," ujar Mega.
Dalam kesempatan itu, Megawati juga mengucapkan Selamat HUT kepada Syafii, dan berharap mantan ketua PP Muhammadiyah itu sehat selalu karena pikiran-pikirannya masih dibutuhkan untuk menjunjukkan arah perjalanan bangsa Indonesia ke depan.
(lrn/ndr)











































