Pendukung JK-Wiranto Diminta Salat Hajat

Pendukung JK-Wiranto Diminta Salat Hajat

- detikNews
Senin, 01 Jun 2009 16:11 WIB
Pendukung JK-Wiranto Diminta Salat Hajat
Jakarta - Menghadapi masa kampanye yang akan dimulai Selasa 2 Juni, semua pendukung pasangan JK-Wiranto seluruh Indonesia diminta menggelar salat hajat. Imbauan itu disampaikan Koordinator Nasional Relawan 'SSJ' (Sekarang Saatnya JK-Wiranto) agar dalam Pilpres 8 Juli mendatang pasangan nomor urut 3 ini dapat keluar sebagai pemenang.

"Kami menyerukan kepada seluruh komponen dan elemen 'SJJ' di seluruh Indonesia untuk menggelar salat hajat yang dimulai malam ini, dan dapat dilakukan beberapa kali selama masa kampanye," kata Koordinator Nasional Relawan SSJ BM Wibowo dalam rilis yang diterima detikcom, Senin (1/6/2009).

Menurut Wibowo, salat hajat itu dimaksudkan untuk memohon kepada Allah agar pelaksanaan Pilpres berlangsung dengan baik, damai, dan terjauhkan dari berbagai tindak kecurangan. Selain itu,Β  salat ini untuk mendoakan agar pasangan JK-Wiranto mendapatkan kepercayaan dari rakyat sehingga dapat memenangkan Pilpres 2009, baik dalam 1 maupun 2 putaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebagai langkah awal, 'SSJ' DKI Jakarta akan melakukan salat hajat di Posko Pemenangan JK-Wiranto Jl Mangunsarkoro malam ini pada pukul 20.30 WIB," paparnya.

Wibowo menambahkan, 'SSJ' telah siap mengerahkan seluruh relawannya yang tersebar di 29 provinsi dengan melakukan gerakan door to door, memberikan penjelasan kepada rakyat akan prestasi yang telah dicapai Jusuf Kalla maupun Wiranto. Gerakan ini tidak akan disertai dengan black campaign terhadap calon lain, karena 'SSJ' meyakini rakyat telah mengetahui sepak terjang seluruh Capres dan Cawapres.

"Masa kampanye ini hanyalah sebagai penguat untuk memantapkan keyakinan. Adapun karena kemenangan dan kekalahan tetap berada pada wilayah takdir, maka selain dengan upaya langsung di lapangan, juga tetap perlu dilakukan upaya dalam bentuk munajat doa," paparnya.

Untuk diketahui, 'SSJ' merupakan jaringan relawan yang diprakarsai oleh aktivis organisasi Hidayatullah di seluruh Indonesia. 'SSJ' membuka diri bagi berbagai komponen dan elemen masyarakat bergabung untuk mewujudkan Indonesia lebih baik. Salah satu target 'SSJ' adalah mengurangi angka golput dengan memberikan tawaran Capres-Cawapres yang lebih prospektif.
(yid/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads