"Ini kalau dibiarkan akan menjadi preseden buruk di pilpres 2009. Rakyat sudah tidak nyaman lagi kalau terus menerus diberikan tontonan yang saling serang itu," kata Koordinator Tim Relawan SBY-BoedionoΒ Mayjen (Purn) M Djali YusufΒ kepada detikcom, Jumat (29/5/2009).
Menurut pria yang pernah menjadi Koordinator Pengamanan dan Pengawasan Kampanye SBY-JK tahun 2004 itu, semua tim sukses pasangan capres-cawapres yang akan bersaing harus mampu menahan diri berperilaku tidak etis. Jika menyampaikan program-program kampanye harus dilakukan dengan cara yang dapat memberikan pendidikan politik bukan menghujat dan menyerang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kritik Tim SBY yang Kurang Sopan
Dalam kesempatan ini Djali Yusuf juga mengingatkan seluruh Tim Sukses SBY- Boediono untuk senantiasa bersikap dan beretika politik yang santun seperti yang dicontohkan SBY. Langkah sabar dan simpatik dari tim sukses SBY akan semakin menambah dukungan rakyat kepada duet SBY-Boediono.
"Kami imbau semuanya untuk mampu menahan diri. Jangan sampai kita masuk dalam arena di mana kita mempertontonkan sikap-sikap tidak terpuji yang pada akhirnya kita menjadi tertawaan masyarakat yang menyaksikannya," paparnya.
"Sikap dan etika politik yang santun serta pelaksanaan demokrasi yang bermartabat
yang menjadi harapan SBY harus menjadi pedoman bagi Tim Pemenangan SBY Boediono di tingkat manapun," pungkasnya.
(yid/nrl)











































