"Oh pasti dong akan menggangu kinerja pemerintahan," kata pengamat politik Syamsudin Haris saat dihubungi detikcom, Rabu (27/5/2009) malam.
Usai saling mendeklarasikan diri menjadi capres, kabinet SBY-JK memang terbelah. Beberapa menteri merapat ke masing-masing pasangan.
Beberapa menteri yang menjadi pendukung SBY adalah Freddy Numberi, Lukman Edy, Taufiq Effendi, Jero Wacik, Hatta Rajasa dan Suryadharma Ali. Menteri pendukung JK-Wiranto adalah Fahmi Idris, Paskah Suzetta dan Aburizal Bakrie.
Syamsudin menilai akan susah bagi menteri-menteri tersebut berkonsentrasi pada pekerjaannya. Terlebih lagi, ke depan dinamika politik akan semakin kencang.
Memang, menteri-menteri itu diperbolehkan mengambil cuti saat kampanye berlangsung. Namun, pengamat asal LIPI ini menganggap perlu adanya pengawasan yang lebih ketat mengenai cuti tersebut.
"Perlu ada pengawasan atas cuti itu sendiri. Saya menduga kuat terjadi penyalahgunaan wewenang untuk kepentingan politik pihak tertentu," pungkasnya.
(mok/ddt)











































