"Oh pasti dong akan menggangu kinerja pemerintahan," kata pengamat politik Syamsudin Haris saat dihubungi detikcom, Rabu (27/5/2009) malam.
Usai saling mendeklarasikan diri menjadi capres, kabinet SBY-JK memang terbelah. Beberapa menteri merapat ke masing-masing pasangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Syamsudin menilai akan susah bagi menteri-menteri tersebut berkonsentrasi pada pekerjaannya. Terlebih lagi, ke depan dinamika politik akan semakin kencang.
Memang, menteri-menteri itu diperbolehkan mengambil cuti saat kampanye berlangsung. Namun, pengamat asal LIPI ini menganggap perlu adanya pengawasan yang lebih ketat mengenai cuti tersebut.
"Perlu ada pengawasan atas cuti itu sendiri. Saya menduga kuat terjadi penyalahgunaan wewenang untuk kepentingan politik pihak tertentu," pungkasnya.
(mok/ddt)











































