"Ya nggak apa-apa, selama tidak menyalahgunakan wewenang yang dimilikinya. Kita berfikir positif saja," ujar ketua DPP PDIP Maruarar Sirait kepada detikcom, Rabu (27/5/2009) malam.
Usai saling mendeklarasikan diri menjadi capres, kabinet SBY-JK memang sedikit 'terbelah'. Beberapa menteri merapat ke masing-masing pasangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maruarar sendiri mengaku beberapa kepala daerah juga mendukung pasangan Megawati-Prabowo. Maruarar mengatakan, kondisi seperti itu tidak bisa dihindari. Masalahnya, beberapa menteri tersebut juga merupakan kader partai politik.
Menurut Maruarar, yang terpenting adalah mengawasi apakah menteri tersebut menggunakan fasilitas negara untuk mendukung salah satu pasangan atau tidak. "Dia menggunakan fasilitas negara atau tidak, apakah dia bekerja atau sibuk kampanye, itu yang harus diawasi," pungkasnya.
(mok/ddt)











































