Berkas Pendaftaran SBY-Boediono Sudah Diurus

Berkas Pendaftaran SBY-Boediono Sudah Diurus

- detikNews
Selasa, 12 Mei 2009 14:25 WIB
 Berkas Pendaftaran SBY-Boediono Sudah Diurus
Jakarta - Tidak hanya seragam dan motif warna yang akan dipakai dalam deklarasi 15 Mei mendatang yang sudah disiapkan, berkas pendaftaran ke KPU pun sudah diurus dan siap diserahkan kepada KPU. Boediono pun tidak menyia-yiakan waktu untuk mengurus berkas pendaftaran capres-cawapres.

"Pak Boediono sudah diminta bapak presiden untuk melengkapi persyaratan administrasi yang dibutuhkan oleh pasangan capres-cawapres untuk daftar di KPU," kata Wasekjen Gerakan Indonesia Bersatu (GIB) Bambang Purnomo kepada detikcom, Selasa (12/5/2009).
 
Menurut Bambang, persiapan laporan harta kekayaan yang menjadi syarat dari pengajuan pasangan capres dan cawapres juga telah dilakukan. Hal ini untuk mengantisipasi mepetnya waktu pendaftaran dan waktu deklarasi.
 
"Pokoknya semua sudah diurus dan disiapkan. Laporan ke KPK dan semua persyaratan soal itu sudah dalam proses. Tinggal nanti setelah deklarasi langsung bisa didaftarkan," papar Pria yang menjadi Sekretaris Pusat Informasi Media Center SBY-JK dalam Pilpres 2004 lalu ini.

Saat ditanya mengenai persiapan jargon-jargon kampanye, Staf Ahli Staf Khusus SBY, Heru Lelono ini menjawab, hal itu sudah ada tim sendiri yang mengurusnya. Tetapi sebagai elemen pendukung SBY, pihaknya juga sudah menyiapkan jargon dan kata-kata yang pas memasangkan SBY-Boediono.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terkait pilihan deklarasi di Bandung, Bambang menjelaskan bahwa latar belakang historis yang kental di Bandung menjadi alasan tersendiri. Apalagi Bandung pernah menjadi lokasi petemuan Asia-Afrika yang menjadi simbol Indonesia sebagai konsolidator negara-negara berkembang pada saat itu.

"Deklarasinya sampai info hari ini tetap di Bandung. Alasannya karena Bandung sangat kaya dengan historisitas perjuangan dan kepahlawanan. Bandung juga pernah menjadi tempat pertemuan internasional. Ini simbol ke depan yang harus kita fikirkan adalah bagaimana kita berkiprah di kancah internasional," pungkasnya. (yid/asy)



Berita Terkait