"Lebih nyaman, lebih sejuk, lebih punya etika, dan lebih saling menghormati, lebih ngu-wongke," kata Eros saat berbincang-bincang dengan detikcom, Rabu (29/4/2009) saat ditanya alasan PNBK merapat ke Demokrat.
Eros bersama jajaran teras PNBK telah bertemu Tim 9 dari Partai Demokrat untuk menandatangani MoU koalisi di Hotel Sari Pan Pacific, Selasa (28/4/2009) kemarin. Sebelum meneken MoU, PNBK sudah melakukan kontak-kontak informal dengan pengurus Demokrat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eros juga menyatakan pihak-pihak lain yang telah menggembor-gemborkan perubahan dan perlawanan juga makin tidak jelas. "Terlalu banyak intrik dan tarik-menarik. Kalau parpol-parpol lain itu sekarang sudah tarik menarik jadi capres-cawapres, nanti kalau benar jadi, tarik-menariknya seperti apa," ujar Eros.
Alasan lain untuk bergabung dengan SBY sebagai capres 2009, lanjut Eros, karena SBY tidak lagi memerlukan politik pencitraan pada periode 2009-2014. "Pak SBY nanti sudah dua periode, sehingga tahun 2014 tidak bisa maju lagi. Jadi, Pak SBY bisa fokus mengelola pemerintahan dan mengurus rakyat. Kalau capres lain, kan tidak," tegas dia.
Bergabungnya PNBK ke Demokrat, lanjut Eros, akan makin memperkuat barisan SBY. "Apa yang bisa kita bantu, ya kita bantu. Kalau nanti SBY menang, itu bukan kemenangan demokrat, tapi kemenangan Indonesia," kata Eros. PNBK siap berkampanye untuk SBY di Pilpres 2009.
Saat ditanya mengenai konsesi terhadap PNBK atas dukungannya kepada SBY, Eros mengaku tidak ada. "Kalau partai lain silakan minta jabatan dan kursi menteri. Kalau kami tidak. Silakan saja tanya ke Partai Demokrat. Kami bergabung untuk memenangkan Indonesia lewat koalisi," ujar dia.
Namun, bagaimana bila nanti SBY akan memberikan kursi menteri bagi kader PNBK? Menurut Eros, hal itu terserah presiden. "Kami tidak mikir begitu-begituan. Kami tidak ingin merusak kabinet seperti yang kemarin-kemarin. Kita serahkan kepada presiden untuk menentukan pembantu-pembantunya," tegas dia. Karena itu, Eros meminta agar parpol lain meniru cara PNBK untuk melakukan koalisi.
Ketika ditanya apakah nanti PNBK akan tetap kritis terhadap kebijakan pemerintah yang tidak benar, Eros memastikan pihaknya tetap kritis. "Kami kooperatif, tapi kritis. Sikap kritis akan terus kami pertahankan," ujar dia.
(asy/gah)











































