Forum Lintas Sumatera Dukung Duet SBY dan Akbar Tanjung

Forum Lintas Sumatera Dukung Duet SBY dan Akbar Tanjung

- detikNews
Senin, 27 Apr 2009 02:55 WIB
Forum Lintas Sumatera Dukung Duet SBY dan Akbar Tanjung
Jakarta - Sejumlah tokoh masyarakat yang tergabung dalam Forum Lintas Sumatera (FLS) mendukung duet Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Akabr Tanjung sebagai Capres dan Cawapres pada Pilpres 2009. Mereka menilai duet pasangan ini paling kuat untuk mendulang perolehan suara sangat besar di Sumatera.

Dalam pandangan masyarakat Sumatera, Akbar Tanjung adalah tokoh politik paling teruji kenegarawanannya dan merupakan figur paling kuat dari Partai Golkar untuk menjadi Capres pada Pilpres 2004. Saat itu, Akbar sempat memenangi putaran pertama konvensi Capres yang diadakan Partai Golkar 2004.

"Namun Akbar dikalahkan dalam putaran kedua konvensi. Masyarakat Sumatera sangat kecewa dengan hasil putaran kedua yang penuh intrik itu." kata Ketua Forum Lintas Sumatera (FLS) J Simon Sihombing saat mendeklarasikan organisasinya itu di Lampung seperti rilis yang diterima di Jakarta, Minggu (26/4/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Simon, dukungan pada duet SBY-Akbar ini sudah sangat solid dan diharapkan bisa diterima pada Rapimnas Partai Demokrat hari ini untuk di sampaikan kepada SBY. FLS sendiri menilai sosok Akbar paling ideal untuk mendampingi SBY, karena selama ini memiliki kapasitas, dedikasi dan tidak diperlu diragukan lagi kenegarawanannya.

Dijelaskan Simon, pihaknya selama enam bulan terakhir turun langsung ke akar rumput di seluruh Sumatera dengan jaringan yang pro aktif sampai ke desa-desa guna menampung aspirasi dukungan tersebut. FSL sendiri menegaskan, siap mengawal untuk memenangkan SBY-Akbar pada Pilpers nanti.

Dari hasil pantauan FLS, lanjut Simon, sebenarnya daya tarik Akbar Tanjung berpasangan dengan SBY sudah mengemuka sebelum Pilpres tahun 2004. Hanya saja, harapan masyarakat Sumatera tersebut tidak bisa terwujud, karena formasi di tingkat elit justru tidak mengarah ke sana.

"Sekarang adalah moment paling tepat untuk menampung luapan suara hati masyarakat se-Sumatera tersebut. Akbar adalah idola masyarakat, sayang kalau kader bangsa sekaliber Akbar harus terbuang oleh manuver para elit politik yang tidak menggalang aspirasi masyarakat," ujarnya.

(zal/irw)


Berita Terkait