Dalam pandangan masyarakat Sumatera, Akbar Tanjung adalah tokoh politik paling teruji kenegarawanannya dan merupakan figur paling kuat dari Partai Golkar untuk menjadi Capres pada Pilpres 2004. Saat itu, Akbar sempat memenangi putaran pertama konvensi Capres yang diadakan Partai Golkar 2004.
"Namun Akbar dikalahkan dalam putaran kedua konvensi. Masyarakat Sumatera sangat kecewa dengan hasil putaran kedua yang penuh intrik itu." kata Ketua Forum Lintas Sumatera (FLS) J Simon Sihombing saat mendeklarasikan organisasinya itu di Lampung seperti rilis yang diterima di Jakarta, Minggu (26/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dijelaskan Simon, pihaknya selama enam bulan terakhir turun langsung ke akar rumput di seluruh Sumatera dengan jaringan yang pro aktif sampai ke desa-desa guna menampung aspirasi dukungan tersebut. FSL sendiri menegaskan, siap mengawal untuk memenangkan SBY-Akbar pada Pilpers nanti.
Dari hasil pantauan FLS, lanjut Simon, sebenarnya daya tarik Akbar Tanjung berpasangan dengan SBY sudah mengemuka sebelum Pilpres tahun 2004. Hanya saja, harapan masyarakat Sumatera tersebut tidak bisa terwujud, karena formasi di tingkat elit justru tidak mengarah ke sana.
"Sekarang adalah moment paling tepat untuk menampung luapan suara hati masyarakat se-Sumatera tersebut. Akbar adalah idola masyarakat, sayang kalau kader bangsa sekaliber Akbar harus terbuang oleh manuver para elit politik yang tidak menggalang aspirasi masyarakat," ujarnya.
(zal/irw)











































