"Hari-hari sekarang ini, saya kebanjiran usulan cawapres dari banyak pihak. Ribuan SMS datang, total 19 cawapres yang diusulkan oleh ribuan orang itu," kata SBY saat memberikan kata sambutan dalam Rapimnas II Partai Demokrat di Hall D Pekan Raya Jakarta (PRJ), Jakarta Pusat, Minggu (26/4/2009).
Menurut SBY, nama-nama cawapres yang diusulkan kepada dirinya itu memang orang-orang baik. "Nama-nama itu semuanya baik, sehingga lebih memudahkan saya untuk memilih dari yang baik-baik itu untuk yang paling tepat. Tepat di sini bukan menurut pribadi saya, tetapi menurut masyarakat luas," kata dia.
Namun, SBY tidak menyebut satu nama cawapres pun. Dia membiarkan proses ini mengalir. "Biarkan proses ini mengalir, karena masih ada waktu," tegas dia.
SBY akan menetapkan cawapresnya sebelum Mei 2009. "Tentu sebelum Mei sudah ada pilihan kita. Dan untuk saat ini, jika ada yang menanyakan apakah sudah dikantongi para cawapres itu, jawabannya adalah belum benar dan sedang kita olah," kata SBY.
Sebelumnya, sejumlah calon sudah didengungkan sebagai cawapres SBY. Setelah JK dicapreskan Partai Golkar, ada dua nama cawapres yang menguat untuk mendampingi SBY, yaitu Hatta Rajasa dan Hidayat Nurwahid. Nama Akbar Tandjung sempat muncul, namun saat ini sudah terkubur seiring keputusan Rapimnassus Golkar.
(asy/asy)











































