"Itu kan masalah internal. Biarkan diselesaikan secara kekeluargaan. Jangan dikotomikan saya dengan Amien Rais. Beda pendapat itu biasa, terlebih menjelang Pilpres. Seolah-olah partai pecah, padahal itu tidak benar," ujar SB di kediamannya, Jl Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (25/4/2009).
Menurut SB, 3 hari lalu dirinya mendapat mandat dari DPP untuk melakukan komunikasi politik dengan partai-partai yang lolos Parliamentary Threshold (PT). Tiap-tiap partai dikirimi utusan masing-masing untuk membicarakan koalisi, seperti Sekjen PAN Zulkifli Hasan yang diutus ke Partai Golkar dan Wakil Sekjen PAN Muhammad Najib ke Partai Demokrat (PD).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Contohnya, seandainya kita nanti bergabung dengan Partai Demokrat, kita akan mendapatkan posisi apa di pemerintahan, apakah cawapres, menteri, atau pos-pos yang lain. Itu akan kami paparkan pada 27 April," urai SB. (sho/asp)










































