"Rapimnassus tidak mengakomodir dinamika politik Golkar saat ini. Seluruh DPD II Jatim menolak hasil Rapim jika menolak berkoalisi dengan Demokrat. Tidak ada cara lain kecuali mengusulkan Akbar Tanjdung mendampingi SBY," kata Ketua DPD II Golkar Malang Haris Wijangkoro di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Kamis (23/4/2009).
Haris mengaku mewakili seluruh DPD II se-Jawa Timur. "SBY masih layak jadi pemimpin negeri ini. Rapimnassus tidak akomodir aspirasi dari bawah," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"25 DPD se-Jawa Tengah dari 35 total seluruhnya menyatakan tidak ingin hanya ada calon tunggal. Kita mengusulkan ada 3 nama, Akbar Tandjung, Agung Laksono, dan Fadel Muhammad. Dan pertemuan ini untuk mendukung Akbar. Dan kita memahami suara dari grass root yang menginginkan capres bukan JK," jelasnya di tempat yang sama.
(ndr/iy)











































