Forum Parpol Desak Depdagri Buka DP4

Kisruh DPT

Forum Parpol Desak Depdagri Buka DP4

- detikNews
Minggu, 19 Apr 2009 14:08 WIB
Forum Parpol Desak Depdagri Buka DP4
Jakarta - Kecurangan Pemilu Legislatif 2009 diduga berawal dari daftar potensi pemilih pemilu (DP4) yang ada di Departemen Dalam Negeri (Depdagri). Forum Parpil meminta Depdagri berani membuka DP4 ke publik untuk dijadikan pegangan revisi daftar pemilih tetap (DPT) pilpres.

"Kecurangan DPT ini bermula dari DP4. DP4 ini digarap dan dikeluarkan oleh Depdagri. Kewajiban akurasi data tersebut, berdasarkan UU ada di Depdagri, karena itu kami menuntut Depdagri untuk membuka DP4," kata Koordinator Advokasi Forum Parpol Mahendradatta.

Mahendra menyampaikan hal itu dalam jumpa pers di Sekber Forum Parpol, Jl Prapanca Raya, Jakarta Selatan, Minggu (19/4/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut mantan pengacara Amrozi Cs ini, berdasarkan DP4 yang ada di Depdagri, forum partai akan mencocokkan dengan DPT. Jika dari data tersebut ada perbedaan, tudingan kecurangan sistematis dalam pemilu 9 April lalu dari banyak pihak akan semakin menemukan buktinya.

"Data DP4 yang kami terima akan kami cocokkan dengan DPT. Kalau ada perbedaan, berarti ada yang memainkan DP4. Masalahnya yang punya akses DP4 itu bukan KPU, tetapi Depdagri," paparnya.

Mahendra menambahkan bahwa DP4 tidak bisa ditambah dan dikurangi kecuali jika ada perubahan data penduduk akibat meninggal dunia atau lainnya.

"Akurasi DP4, KPU hanya mengubah DP4 ke DPT. Dia tidak bisa mengurangi. DP4 bisa berubah hanya jika seseorang meninggal. Kalau ada yang berkurang atau bertambah tanpa sebab itu berarti ada penggelembungan," jelasnya.

Pria yang tergabung dalam Tim Pengacara Muslim (TPM) ini menduga akan terjadi kecurangan lebih besar dalam pilpres mendatang jika Depdagri tidak mau membuka DP4 dan DPT sejak lama.

"Kalau tidak dibuka, kami khawatir akan terjadi pengurangan pada DPT pilpres. Pemutakhiran data yang punya akses sampai RT/RW itu Depdagri," pungkas pria berkacamata ini.
(yid/nwk)


Berita Terkait