Hidayat: Ucapan Anis Cuma Wacana Pribadi

PKS Ancam Tak Dukung SBY

Hidayat: Ucapan Anis Cuma Wacana Pribadi

- detikNews
Jumat, 17 Apr 2009 16:20 WIB
Hidayat: Ucapan Anis Cuma Wacana Pribadi
Jakarta - PKS belum juga menentukan akan berkoalisi dengan Partai Demokrat atau tidak, namun Sekjen PKS Anis Matta sempat mengancam akan menarik dukungan ke SBY jika kembali menerima Golkar dalam koalisi. Ucapan Anis tersebut dinilai cuma wacana pribadi saja.

"Presiden PKS Pak Tifatul mengatakan bahwa itu wacana pribadi, pimpinan partai yang lain juga katakan itu bukan keputusan partai," kata mantan Presiden PKS Hidayat Nurwahid.

Hal ini disampaikan dia kepada wartawan menanggapi ucapan Sekjen PKS Anis Matta yang mengancam akan mencabut dukungan ke SBY jika Partai Demokrat kembali menerima Golkar dalam koalisi, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (17/4/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak ada ancaman," lanjutnya.

Hidayat mengatakan, PKS tidak mungkin menentukan partai-partai mana yang boleh berkoalisi dan tidak dengan Partai Demokrat. PKS sadar tidak memiliki kewenangan itu. Dan dalam berkoalisi, kata Hidayat, semua parpol yang tergabung dalam koalisi harus duduk bersama membahas apa yang dimaui dan diputuskan bersama dengan proporsional.

"Dan saya yakin PKS sebagai partai yang sangat demokratis, menghormati keputusan bersama, menghormati tata krama berdemokrasi dan menghormati
pilihan pihak-pihak yang lain dan tidak memaksakan kehendak kepada siapa pun juga," jelas Hidayat.

Sementara itu, dalam diskusi di gedung DPR hari Jumat siang, Wasekjen PKS Fahri Hamzah kembali mengulang pernyataan Anis Matta.

"Menurut kami kalau ini (SBY-JK) diteruskan, mohon maaf kita tidak bisa ikut, tidak bisa ada dua matahari di pemerintah," kata Fahri.

(Rez/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads