Sebelum wafat, Warso sempat menjalani perawatan di sebuah Rumah Sakit di Bandung selama 3 hari. Namun serangan penyakitnya semakin parah sehingga akhirnya tidak tertolong. Warso pun dikebumikan pagi tadi, di Tempat Pemakaman Umum (TOU) desa setempat.
Menurut keluarganya, penyebab kematian almarhum karena terserang stroke. Bahkan sebelumnya almarhum sempat terjatuh di TPS saat sedang berlangsung perhitungan suara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepanjang hidupnya almarhum sangat mengidolakan mantan Presiden Soekarno dan putrinya Megawati Soekarnoputri. Hal itu membuat loyalitas Warso menjadi kader partai berlambang moncong putih dan mengacuhkan nasihat keluarganya.
Perolehan suara PDI-P di Kecamatan Bongas memang anjlok jika dibandingkan tahun 2004 lalu. Warso agaknya tidak bisa menerima kenyataan tersebut.
(djo/djo)










































