"Pemilu kita terbukti amburadul, di lapangan, banyak pemilih tak terdaftar," tutur Direktur Eksekutif LIMA, Ray Rangkuti, dalam sms kepada detikcom, Kamis (9/4/2009).
Menurut Ray, banyak ditemukan pemilih yang terdaftar di TPS tapi di DPT-nya hilang, sehingga tidak dapat diketahui dengan pasti jumlahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai pengamat pemilu, Ray juga menemukan fakta bahwa banyak permasalahan terkait kertas suara sepanjang pemilu tadi pagi.
"Surat suara, banyak tertukar di setiap tingkatan dan tersebar di beberapa tempat. Tertukarnya surat suara memiliki efek pada waktu pemilihan," tutur Ray.
Ray menambahkan, waktu yang sempit mengakibatkan pemilih yang telah terdaftar dan hadir tidak dapat menggunakan hak pilihnya.
"Jadi golput makin besar juga krn faktor teknis ini," imbuh Ray.
Ray kemudian menjelaskan temua LIMA yang dipimpinnya. "Dalam catatan kami ada beberapa dapil surat suara tertukar, Bekasi Utara, Magetan, Tangerang, Gresik, Madura, Medan, Pasuruan, Mojokerto, Pondok Gede, Kalbar, NTT," pungkasnya.
(van/ken)











































