JK Curhat Sulit Ngomong Hal Rumit di Kampanye

JK Curhat Sulit Ngomong Hal Rumit di Kampanye

- detikNews
Selasa, 07 Apr 2009 17:05 WIB
JK Curhat Sulit Ngomong Hal Rumit di Kampanye
Jakarta - Ketua Umum DPP Partai Golkar Jusuf Kalla menyoroti topik-topik yang tren saat kampanye terbuka. JK mengaku sulit bicara hal-hal rumit di kampanye. Jika bicara hal rumit, massa pun berteriak "air dan lagu"!

Demikian disampaikan JK dalam sambutannya saat acara peluncuran buku "Politik Komunikasi Partai Golkar di Tiga Era" yang ditulis oleh Rully Chairul Azwar di Hotel Intercontinental, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (6/4/2009).

JK mengatakan ada beberapa topik yang diangkat saat kampanye pemilu legislatif pada  2 hingga 3 minggu terakhir ini. Pertama, jika itu partai pemerintah maka akan mengangkat isu soal kemiskinan. Tetapi partai oposisi mengangkat soal kemiskinan yang makin banyak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal kedua, soal masa lalu dan masa depan. "Kalau Golkar selalu membicarakan hal-hal yang terjadi pada masa depan, apa-apa yang baik untuk masa depan, apa yang harus dilakukan. Ada juga partai yang selalu bicara masa lalu, buruk-buruknya saja. Hanya isu itu-itu saja. Isunya itu saja, partainya saja yang rumit," papar JK.

Di kampanye terbuka, lanjut JK, sulit untuk bicara hal-hal yang rumit. "Yang terpakai adalah bahasa-bahasa yang sederhana. Kalau kita bicara rumit, massa akan berteriak air...air...lagu...lagu...," ujar JK sambil tertawa. Peserta yang hadir pun juga tertawa. Hahaha...!

"Kita sulit untuk ngomong soal globalisasi, perbankan, dunia. Jadi tidak akan mengerti. Jadi harus berbicara yang sederhana, paling soal harga sembako yang bisa dimengerti. Jadi harus seimbang omongan kita dengan penyanyi dangdut yang sudah ada di belakang, siap-siap menyanyi. Kecuali di diskusi seperti ini, barulah soal-soal rumit itu ditanggapi," lanjut dia.

Peluncuran buku ini juga dihadiri petinggi Golkar lainnya Menperin Fahmi Idris, Theo L Sambuaga, dan sejumlah pengamat politik.

(aan/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads