Pernyataan itu dilontarkan Forum DPW PKB Se-Indonesia di kantor DPP PKB Kalibata, Jakarta, Minggu (5/4/2009).
Hadir dalam pernyataan itu, mandataris DPW PKB Kalimantan Selatan, Mandataris DPW PKB Sumbar, Mandataris DPW PKB Babel, Mandataris DPW PKB Papua dan perwakilan DPP PKB Muamir Muin Syam. "Kami tidak akan menggunakan hak pilih alias golput," kata DPP PKB Muamir Muin Syam.
Menurut Muamir, forum DPW pro Gus Dur ini menilai pilihan golput lebih baik daripada memanfaatkan
PKB untuk kepentingan pribadi dengan 'menjual' ke partai lain.
"Mbak Yeny mau ke Gerindra silahkan. Teman-teman yang lain mau ke PDIP silahkan. Tetapi jangan memanfaatkan PKB," tegas Muamir.
Muamir menolak jika pernyataan dari forum ini dianggap sebagai ajakan golput. "Kalau ajakan, kan dilarang UU. Kalau sampai pemilih memilih golput, ya itu pilihan masyarakat," kelit Muamir.
Seperti diketahui, untuk menggembosi PKB pimpinan Muhaimin Iskandar, putri Gus Dur, Yenny Wahid pernah mendeklarasikan koalisi dengan PDIP di Surabaya dan daerah lainnya. Yenny mengklaim semua pendukung PKB Gus Dur akan memilih PDIP dalam pemilu 2009.
Selang beberapa bulan, Yenny kembali membuat kejutan. Dengan terang-terangan dia mengatakan PKB Gus Dur mendukung Gerindra dan Prabowo Subianto sebagai capres. Yenny pun bersedia ikut kampanye Gerindra ke berbagai daerah untuk mensosialisasikan dukungan PKB Gus Dur kepada Gerindra.
(Ari/nwk)











































