"Jadi jangan buka opsi pemunduran jadwal pemilu," tegas Hidayat usai menjadi jurkam PKS di Lapangan Blok S, Jakarta Selatan, Jumat (20/3/2009).
Menurut mantan Presiden PKS ini, untuk merespon kritikan dari sebagian pihak tentang persiapan pemilu, kinerja KPU lah yang harus ditingkatkan. Bukan pemunduran jadwal. "Opsi yang harus dilaksanakan adalah KPU harus bekerja lebih keras," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih jauh Hidayat menjelaskan, pemunduran pemilu akan berdampak pada mundurnya jadwal Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) yang akan merembet juga pada molornya jadwal kalender ketatanegaraan.
"Harus diketahui bahwa presiden dan DPR punya masa akhir jabatan. Kan presiden masa akhir jabatannya 20 Oktober, kalau ini semuanya dimundurkan dan belum ada presiden di Indonesia (sampai batas waktu tersebut). Jadi apa Indonesia kita?," pungkasnya.
(lrn/iy)











































