"Ini sangat merepotkan kita. PKS sangat dirugikan, apalagi perubahannya sangat mendadak," ujar Sekjen PKS Anis Matta sebelum acara Pencanangan Kampanye Damai di PRJ Kemayoran, Jakarta, Senin (16/3/2009).
Karena perubahan mendadak ini, PKS kesulitan mengatur jadwal kampanyenya di daerah. Karena itu mereka akan mengirim tim advokasi untuk melakukan negosiasi dengan KPU.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal serupa disampaikan Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding. Menurutnya perubahan jadwal kampanye yang dibuat KPU telah mengacaukan rencana partai berlambang bola dunia tersebut.
"Kita dibuat kalang kabut. Jadwal yang sudah disusun sejak semula jadi kacau," akunya.
Karena itu PKB sangat menyesalkan perubahan tersebut. "Ini kan mengatur negara, perencanaannya harus matang. Jangan melihat ini dari kepentingan KPU saja," tegasnya.
Jadwal kampanye sebelumnya dibuat KPU tanggal 6 Februari dengan SK nomor 115/Kpts/KPU/Tahun 2009. Namun KPU merubahnya dengan SK nomor 173 /Kpts/KPU/Tahun 2009. Perubahan ini sangat mendadak dan waktunya terlalu dekat dengan dimulainya kampanye rapat umum.
Menurut anggota KPU I Gusti Putu Artha, perubahan itu dilakukan untuk memperbaiki jadwal. Di jadwal sebelumnya, ada parpol yang mendapat jatah 3 kali ada yang 2 kali. Padahal idealnya 2 kali semua.
"Karena pekerjaan besar, jadi kalau ada yang keselip ya wajarlah," ucap Putu.
Putu menegaskan, perubahan jadwal itu tidak ada kaitannya sama sekali dengan jadwal cuti presiden. Menanggapi keluhan parpol-parpol, Putu menjawab enteng.
"Karena KPU yang salah ya kita minta maaf lah," ucapnya.
(sho/ken)











































