Seriusi Poros Bumi, Sultan-Muhaimin Bertemu di Jakarta

Seriusi Poros Bumi, Sultan-Muhaimin Bertemu di Jakarta

- detikNews
Kamis, 05 Mar 2009 11:44 WIB
Seriusi Poros Bumi, Sultan-Muhaimin Bertemu di Jakarta
Jakarta - Gerakan Kaukus Muda Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk Perubahan yang mendorong Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X dan Muhaimin Iskandar sebagai pasangan capres dan cawapres makin serius. Koordinator Kaukus Muda PKB Helmy Faishal Zaini mengatakan kedua tokoh telah melakukan pertemuan di Jakarta beberapa hari lalu.

"Kita serius mendorong duet itu. Bahkan Mas Muhaimin bercerita pada saya, kalau beliau sudah ketemu dengan Sultan 3-4 hari lalu di Jakarta," papar Helmy kepada detikcom, Kamis (5/3/2009).

Menurut anggota Komisi VI DPR ini, memang dalam pertemuan kedua tokoh tersebut belum ada pembicaraan ke arah pasangan capres dan cawapres. Namun pertemuan untuk membahas masalah bangsa ini menghasilkan cara baca yang sama baik dalam menganalisis persoalan atau pun solusinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Memang belum ada pembicaraan soal pasang memasang calon. Keduanya berdiskusi mengenai visi dan misi membangun bangsa. Alhamdulillah sama," paparnya.

Helmy menegaskan bahwa keputusan akhir mengenai siapa yang akan didukung PKB baru akan dilakukan setelah pemilu legislatif. Saat ini PKB terus menggalang konsolidasi untuk memenuhi target perolehan suara PKB sebesar minimal 20 persen.

"Soal siapa yang pasti kita dukung, setelah pemilu legislatif kita putuskan. Sekarang kita konsolidasi dulu. Seperti sekarang, saya mengumpulkan semua pengurus PKB se-Jabar untuk persiapan pemilu 2009," pungkas ketua DPW PKB Jabar ini.

Kaukus Muda Partai Kebangkitan Bangsa untuk Perubahan mendeklarasikan Poros Bumi Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X dan Muhaimin Iskandar. Deklarasi ini dilakukan di Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (4/3/2009).

Kaukus Muda Perubahan PKB mengklaim telah didukung oleh 15 DPW PKB dan 70 persen kader PKB seluruh Indonesia. Sikap ini diambil karena PKB tidak ingin hanya menjadi penonton dalam Pilpres 2009.
(yid/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads