Setelah Deklarasi Antikorupsi, Parpol Ditantang Buat Komitmen

Setelah Deklarasi Antikorupsi, Parpol Ditantang Buat Komitmen

- detikNews
Kamis, 26 Feb 2009 09:26 WIB
Setelah Deklarasi Antikorupsi, Parpol Ditantang Buat Komitmen
Jakarta - Para pimpinan partai politik mendeklarasikan diri untuk antikorupsi di KPK. Namun deklarasi saja dinilai tidak cukup, harus ada komitmen lebih konkret untuk memberi efek jera bagi anggota partai yang korupsi.

"Deklarasi apa sih ikatan pertanggungjawabannya? Parpol harus buat sistem yang khusus untuk menghukum anggotanya yang korup," ujar Direktur Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) UGM Zainal Arifin Muchtar saat dihubungi detikcom, Rabu (25/2/2009) malam.

Menurut Zainal, deklarasi itu juga harus diterjemahkan lebih lanjut di dalam intern partai. Perlu ada sebuah mekanisme yang jelas dan tegas untuk mencegah korupsi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Begitu ada indikasi langsung diberhentikan," pungkasnya.

Sebelumnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kemarin mengundang para pimpinan partai politik untuk berikrar antikorupsi. Sejumlah petinggi parpol yang hadir antara lain Ketua Umum Golkar Jusuf Kalla, Presiden PKS Tifatul Sembiring dan Sekjen DPP PDIP Pramono Anung.
(mad/nrl)


Berita Terkait