Menurut Wasekjen PPRN, Benhard Saragih, PPRN mengundang para capres itu untuk melihat visi dan misinya dalam membangun bangsa. Namun PPRN belum memutuskan akan mendukung siapa nanti dalam pilpres.
"Kita mengundang tokoh yang sevisi dengan kita untuk mengetahui visi dan misinya, dan mereka merespon. Ini bukan dalam rangka mencari dukungan," kata Benhard pada wartawan usai menghadiri acara peringatan PPRN di Hotel Cempaka, Jakarta, Kamis (19/2/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua partai harus waspada menghadapi pemilu 2009. Dengan syarat UU, 25 persen syarat pengajuan capres, setiap partai harus bekerja keras," kata Akbar.
Sementara itu, Rizal Ramli dan Yuddy Chrisnandi lebih menyoroti masalah pentingnya memilih pemimpin yang mampu membawa kesejahteraan nyata. Pemimpin yang hanya mengumbar janji harus diwaspadai.
"20 persen rakyat kita memang sudah menikmati kemerdekaan, tetapi sisanya belum. Karena itu bangsa ini butuh pemimpin yang mampu membawa ke arah yang lebih baik," papar Rizal
Sementara itu Ketua Umum DPP PPRN, Amelia Yani menegaskan sikap partainya yang akan berkoalisi jika gagal mencapai 20 persen suara."Jika dalam pemilu 2009 kita gagal memperoleh 20 persen minimal, PPRN tidak akan ragu untuk berkoalisi," pungkas anak almarhum Jenderal Ahmad Yani.
(yid/ndr)











































