Berdasar pengamatan detikcom, surat permintaan usulan nama-nama bakal capres-cawapres Partai Golkar ditantangani oleh Wakil Ketua Umum Golkar Agung Laksono dan Sekjen Golkar Sumarsono. Sedangkan nama dan tanda tangan JK sama sekali tidak tertera dalam surat tertanggal 16 Februari 2009 itu.
Tidak tercantumnya nama dan tanda tangan Ketua Umum Partai Golkar merupakan sesuatu yang janggal. Sebab pengiriman surat untuk 33 DPD Propinsi dan 465 DPD Kab./Kota itu sempat ditunda dengan alasan menunggu tanda tangan JK yang memperpanjang lawatannya ke luar negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kuat dugaan hal ini terkait isu keberatan JK terhadap keputusan program penjaringan capres di internal Partai Golkar. Hal ini disebabkan karena JK tidak ingin kehilangan peluangnya untuk dijadikan satu-satunya tokoh yang akan didukung Golkar baik sebagai capres maupun cawapres.
(lh/iy)











































