Tersingkir, Akbar Tetap Beri Perhatian Pada Golkar

Tersingkir, Akbar Tetap Beri Perhatian Pada Golkar

- detikNews
Minggu, 15 Feb 2009 18:42 WIB
Tersingkir, Akbar Tetap Beri Perhatian Pada Golkar
Jakarta - Mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung tidak lagi memiliki jabatan struktural di Golkar. Meski boleh dibilang tersingkir dari partai berlambang beringin tersebut, namun Akbar mengaku tetap perhatian dengan pencapresan di tubuh partai yang telah membesarkan dan dibesarkannya itu.

"Secara struktural saya tidak terkait lagi dengan Golkar. Saya tidak jadi Dewan Penasihat karena JK (Jusuf Kalla) berpendapat Surya Paloh lebih tepat. Padahal Surya Paloh belum pernah memegang DPP Golkar," ujar Akbar dalam acara Rapimnas III Partai Pemuda Indonesia (PPI) di Hotel Sahid, Jl Sudirman, Jakarta, Minggu (15/2/2009).

Akbar heran mengapa Golkar tidak lagi memandangnya sebagai orang penting. Padahal dia telah membawa kemajuan di tubuh Golkar. Dia juga telah membawa Golkar melewati masa-masa krisis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada situasi krisis Golkar dicemooh, kantor-kantornya dirusak, dibakar. Pada kepemimpinan 1999 Golkar jadi nomor 2 dalam pemilu, 2004 jadi nomor 1. Namun karena kepentingan politik saya tidak ditempatkan pada posisi penting," keluh doktor dalam ilmu politik dari UGM ini.

Meski demikian Akbar mengaku pantang menyerah dan tidak mau tinggal diam. Dia membuat Akbar Tandjung Institut dan membuat program siaran televisi untuk mengaktualisasikan diri.

Selain itu dia juga masih terus mengikuti perkembangan Golkar menjelang Pemilu dan Pilpres 2009. "Meski secara struktural di Golkar saya nggak ada, tapi saya masih memiliki tangung jawab dan fokus pada pencapresan Partai Golkar," tandasnya. (sho/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads