(asal bukan capres S) di TNI dinilai merupakan peringatan kepada oknum berseragam berpangkat jenderal agar netralitas dalam pemilu.
"Saya tidak tahu apa yang melatarbelakangi beliau menyatakan itu. Tetapi dugaan saya itu warning dari Bapak Presiden terhadap oknum tertentu yang berseragam apalagi berpangkat jenderal untuk tidak bermain mata dengan politik," ujar Ketua FPG Priyo Budi Santoso di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa9 (3/2/2009).
Menurut Priyo, pernyataan SBY tersebut mengarah ke positif karena SBY sendiri yang mengumumkan dan menyatakan untuk tidak membantu dirinya sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Priyo pun sepakat dengan peringatan SBY tersebut. FPG juga telah mendapatkan jaminan netralitas dari TNI/Polri. FPG di Komisi I DPR tetap akan mempertanyakan komitmen TNI/Polri untuk tetap meneguhkan kembali netralitasnya dalam politik.
"Itu dari komunikasi yang telah kita lakukan dengan Panglima TNI dan Kapolri (jaminan netralitas)," jelasnya.
Rencananya Komisi I akan memanggil Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso terkait isu ABS tersebut. (gus/iy)










































