"Kabar dari Deplu, Umi Saodah akan tiba di bandara pukul 12.00 WIB," kata paman Umi Saodah, Hanafi saat dihubungi lewat telepon, Selasa (27/1/2009).
Hanafi mengaku memperoleh kabar kepulangan Umi dari Departemen Luar Negeri (Deplu) pada Senin (26/1/09) kemarin. Mendengar keponakannya akan pulang, Hanafi pun merasa bahagia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi Umi sendiri, dikatakan Hanafi dalam keadaan baik-baik saja. Namun, lanjutnya, kondisi mental Umi sendiri masih labil akibat konflik Gaza beberapa waktu lalu.
"Kondisinya sehat. Tapi agak tertekan dan masih ketakutan," katanya.
Meski demikian, Hanafi tetap menuntut Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan (BNP2TKI), Deplu, dan Departemen Tenaga Kerja dan transmigrasi (Depnakertrans) agar segera menindak lanjuti pemenuhan hak-hak Umi Saodah, yakni pemenuhan gajinya selama 5 tahun yang belum dibayarkan.
"Kami juga menuntut agar Depnakertrans dan pihak kepolisian mengusut tuntas PT Amira Prima karena telah memberangkatkan Umi Saodah ke Yordania hingga Umi Saodah terjebak di jalur Gaza," tutupnya.
(mei/ndr)











































