Hal itu mengemuka dalam diskusi bertajuk 'Potensi Sengketa Pemilu' di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Jumat (23/1/2009).
"Karena semua warna sudah dikavling parpol, maka perhitungan suara membutuhkan waktu yang lebih panjang," kata Ketua Bawaslu Nur Hidayat Sardini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saksi tidak bisa langsung menemukan tandanya. Ini juga menjadi persoalan," tegasnya.
Untuk mengatasi hal itu, saran Hidayat, KPU diminta lebih menguatkan manajerial dengan petugas di lapangan. Mengingat KPU juga sudah menetapkan tinta merah untuk contreng.
"Saya menemukan keraguan pemilu berlangsung lancar justru dari penyelenggara di daerah-daerah," ujarnya.
"Saya minta kita tidak terlalu berharap besar, tapi juga tidak terlalu pesismis terhadap pemilu," ucap Hidayat diplomatis.
(lrn/nrl)










































