Dalam rapat akbar tersebut, para calon anggota legislatif (caleg) dan kader PKNU melakukan ikrar bersama. Ada lima butir ikrar yang dibacakan. Butir pertama, mendukung penuh suksesnya pemilihan umum 2009 sebagai bagian dari kesepakatan nasional yang wajib diikuti oleh komponen bangsa.
Butir kedua, sepenuh hati mengawal terselenggaranya pemilu yang dilaksanakan secara efektif dan efisien berdasarkan asas langsung, umum, bebas, jujur dan adil sebagai sarana untuk memilih pemimpin yang akan melakukan perubahan ke arah lebih baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Butir kelima, kader PKNU senantiasa memegang teguh dan menjalankan khittah Siyasiah partai dan tausiyah para ulama.
"Insya Allah yang hadir di sini adalah kader PKNU yang siap untuk memenangkan partai dalam pemilu 2009 mendatang," kata Ketua DPW PKNU Jatim Arif Junaidi saat memberikan sambutan.
Anggota DPRD Jatim dari FKB ini meminta kepada seluruh caleg yang hadir untuk menyiapkan saksi dari sekarang untuk pemilu 2009 mendatang. "Kita membutuhkn 68 ribu saksi. Minimal 1 TPS ada kader yang siap untuk mengawasi jalannya proses pemilihan legislatif," kata dia.
Acara rapat akbar ini dihadiri oleh para kiai/ulama NU. Selain Hasyim Muzadi, tampak hadir Ketua Rois Am PWNU Jatim KH Miftakhul Ahyar, KH Abdullah Faqih (Langitan), Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi, KH Muchid Muzadi (Jember), Ketua Umum Dewan Syuro PKNU KH Abdurrahman Chudlori, Alwi Shihab sebagai Sekretaris Dewan Syuro serta Ketua Umum DPP PKNU Choirul Anam. Selain itu juga terlihat para kiai dari Jatim lainnya.
Sebelum ikrar digelar, para kader PKNU itu melakukan istigotsah. Istgotsah yang dipimpin oleh KH Abdullah Faqih (Kiai Langitan) itu sempat mendoakan keselamatan bangsa Palestina dan mendoakan jatuhnya bangsa Israel. (fat/asy)











































