"Momen-momen seperti itu dianggap sangat mengkhawatirkan oleh SBY," kata Rizal di sela-sela Konvensi Nasional Capres 2009-2014 di Monumen Jogja Kembali Jl Ringroad Utara, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (10/1/2009
Karena itu, sambung Rizal, penetapan dirinya sebagai tersangka ini adalah dagelan politik. Hal ini tidak lebih sebagai upaya untuk mencegah dirinya maju sebagai capres dalam Pemilu 2009 mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rizal juga mengungkapkan, upaya untuk menjegal langkah politiknya bukan baru kali ini saja terjadi. Hal serupa pernah terjadi beberapa kali sebelumnya. Misalnya saat melakukan deklarasi "Perubahan" beberapa waktu lalu, pada jam dan hari yang sama dirinya dipanggil polisi. Menurutnya hal tersebut bertujuan agar acara bubar atau tidak berjalan lancar.
"Kasus ini kan sudah satu tahun tapi kemudian muncul lagi. Kami anggap dagelan yang akan mempermalukan polisi. Ini polisi dijadikan alat untuk menutup perbedaan pendapat," katanya.
Meski demikian, Rizal mengaku tidak gentar sedikitpun. Mantan Menteri KoordinatorΒ Perekonomian era Gus Dur ini menegaskan, dirinya sudah berkali-kali ditekan berbagai kasus sejak menjadi mahasiswa hingga di penjara di Sukamiskin Bandung.
"Kalau demi perubahan, demi kebutuhan pokok tak naik, kita mesti harus jadiΒ rajawali, harus menghadapi dan menerjang badai," pungkas Rizal. (bgs/djo)











































