Manusia berusaha tetapi Tuhanlah yang menentukan. Itulah keyakinan yang barangkali kalimat yang paling ideal untuk membuat kita tidak larut dalam kesedihan yang mendalam dan menerima ini sebagai suatu rencana dari Sang Khalik.
Sang Idealis nan Jujur itu telah pergi. Berkumpul dengan Bapaknya juga Sang Idealis nan Jujur Manai Sophiaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beliau tidak ragu membeberkan keterbatasannya ketika dikirim untuk sekolah di Jerman dan akhirnya harus kembali ke tanah air tahun 1968 dan melanjutkan kuliah di Fakultas hukum di UKI. Waktu itu bersama Yapto Suryosumarno yang sekarang adalah ketua Partai Patriot Pancasila.
Dalam perjalanannya beliau mendapat tawaran bermain film dari Wim Umboh sebagai pemain ekstra tanpa bayaran. Selanjutnya diambil Wim Umboh untuk bermain sebagai pemeran utama dalam film Pengantin Remaja tahun 1969.
Dalam film ini jugalah Sophan bertemu dengan belahan jiwanya Widyawati yang menurut saya selayaknya menjadi contoh yang sangat ideal. Sebagai panutan bagi kelompok yang mendambakan poligami. Tahun 1975 beliau bosan (disuruh-suruh) dan akhirnya mengambil tantangan untuk menjadi seorang sutradara dalam film Jinak-jinak Merpati.
Yang menarik adalah ketika beliau memutuskan terjun ke dalam dunia politik dan "gagal" menyesuaikan diri dengan kondisi politik yang berkembang di Indonesia. Frustasi dengan perkembangan yang sangat-sangat jauh dari harapan beliau. Sophan Sophiaan mundur dari dunia politik.
Peter Gontha menilai Sophan Sophiaan adalah sosok yang emosional, serius, dan fokus dan dibenarkan oleh Sophan Sophian yang menurut beliau tepatnya adalah seorang yang teguh pendiriannya dan akan hidup dengan pendirian tersebut apapun risikonya.
Kebesaran jiwa dan hati beliau mendapat tempat di hati masyarakat Indonesia, ini dapat dibuktikan dengan reaksi dan simpati dari para pemimpin kita. Presiden SBY dan Ibu Ani Yudhoyono menyempatkan waktu untuk melayat beliau di samping tokoh-tokoh politik dan masyarakat. Baik yang beliau kenal langsung dan tak langsung.
Selamat Jalan Sophan Sophian. 'Baji baji ki Rintu' (semoga anda baik-baik di
sana, Bahasa Makassar).
Frans Wongso
Pyrmont Sydney
franswongso@hotmail.com
61 2 95188887 (msh/msh)











































