Namun, sepertinya para pemimpin ibu kota hanya tutup mata dikarenakan ambisi bisnis yang tinggi sehingga solusi yang ditawarkan selalu yang hanya menguntungkan pihak mereka dan rekan-rekan bisnis saja.
Coba kita lihat ide-ide yang muncul selalu yang berhubungan dengan uang untuk kepentingan golongan saja (tidak menyentuh ke rakyat kecil). Mulai dari ide membuat jalan tol layang dalam kota yang sangat-sangat tidak masuk akal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena permasalahan pokoknya tidak disentuh sama sekali, yaitu angkutan umum massal yang murah, aman, dan nyaman sehingga bukan hanya orang-orang bermobil saja yang akan pindah bila angkutan impian tersebut ada. Namun, orang-orang kecil pun akan sangat menikmati.
Tapi, ke manakah jalan pemikiran para pengelola ibu kota ini sehingga ide-ide yang muncul hanya selalu mementingkan bisnis saja. Kenapa tidak memperbanyak saja kendaraan transjakarta yang melewati busway yang sudah dibuat? Sehingga jarak waktu antara bus bisa lebih diperkecil, sehingga busway tidak terlihat kosong melompong yang membuat iri pengendara angkutan lainnya sehingga menyerobotnya?
Apa bila bus-bus yang beroperasi diperbanyak pengelola akan merugi? Aneh rasanya bila merugi. Bukankah para penumpang-penumpang bus transjakarta membayar untuk menggunakannya?
Saya yakin bila semua koridor busway yang telah ada dimaksimalkan fungsinya dengan memperbanyak bus yang beroperasi sehingga jarak antara bus satu ke lainnya bisa dipersempit. Lalu, koneksi antara koridor juga telah terpenuhi terutama dari daerah-daerah penyangga Jakarta seperti Tangerang, Bekasi, dan Depok, saya yakin akan banyak pengendara-pengendara angkutan pribadi yang akan menggunakan jasa busway.
Bila bus diperbanyak otomatis tidak ada penumpukan penumpang di satu bus sehingga membuat nyaman penumpang. Mungkin akhirnya karena cepat, aman, dan nyaman, masalah tarif akhirnya tidak dipermasalahkan berapa pun besarnya walau tidak ada subsidi sekalipun (asal dalam taraf kewajaran).
Pak Gubernur mohon abaikanlah dahulu ide-ide membuat sistem baru dalam memecahkan masalah kemacetan di Jakarta. Fokuslah dalam memaksimalkan sistem-sistem yang telah ada sekarang, seperti busway ini.
Sebenarnya busway sempat berhasil menjadi salah satu harapan para warga Jakarta dalam memecahkan masalah kemacetan yang selama ini menjadi ikon Kota Jakarta bila benar-benar difungsikan secara maksimal.
Buktikan bahwa Bapak adalah benar-benar pemimpin pilihan rakyat yang tidak mengecewakan, yang selalu membuat kebijakan untuk kepentingan rakyat kecil.
Hendi
Jl Gandaria Tengah VII Jakarta Selatan
hnr2110@yahoo.com
08176917231 (msh/msh)











































