Sudah Saatnya Indonesia Menjadi Jepang

Sudah Saatnya Indonesia Menjadi Jepang

- detikNews
Senin, 20 Agu 2007 10:21 WIB
Sudah Saatnya Indonesia Menjadi Jepang
Jakarta - Kondisi geografis indonesia sedang berada dalam taraf yang cukup mengkhawatirkan. Serangan gempa bumi semakin hari semakin bertambah jumlahnya. Berawal dari tsunami yang menghancurkan Aceh dan sekitarnya beberapa tahun lalu. Baru-baru ini di bebeapa daerah di Indonesia mulai diguncang goyangan alami. Dalam dua hari ini saja detikcom sudah memberitakan beberapa gempa yang terjadi. Gempad di Ambon (6.2 SR), Tasikmalaya (5.4 SR), Maluku (5.5 SR), dan yang terakhir di Aceh (5.2 SR). Memang harus bersyukur karena gempa ini relatif aman. Tidak menimbulkan kerusakan yang signifikan. Tetapi, kita harus belajar dari pengalaman. Melihat kondisi musibah internasional di Peru baru-baru ini yang memakan korban jiwa hingga hampir 400 orang dan menghancurkan infrastruktur kota maka sewajarnya gempa Peru ini dapat dijadikan peringatan bagi kita. Khususnya pemerintah dalam menghadapi bencana gempa bumi. Kemungkinan indonesia untuk terserang gempa memang besar karena posisi geografis Indonesia yang berada pada patahan yang masih aktif.Pemerintah sebaiknya mulai lebih waspada terutama kepada pembangunan dan perawatan infrastruktur yang sering digunakan khalayak ramai. Tempat ibadah, sekolah-sekolah, gedung instansi pemerintah adalah tempat yang harus diwaspadai secara serius. Seperti sekolah contohnya. Bangunan sekolah di luar Jakarta masih banyak yang memprihatinkan. Jangankan memiliki standar pengamanan gempa. Untuk berdiri kokoh saja masih banyak gedung sekolah yang tidak mampu. Banyak retak sana-sini. Sangat mengkhawatirkan jika sekolah tersebut terkena gempa bumi di saat terjadinya kegiatan belajar mengajar. Sesuatu hal yang tentu saja tidak diinginkan.Salah satu negara yang dinilai cukup sukses menghadang serbuan gempa adalah Jepang. Maka mungkin sebaiknya Indonesia mulai mencontoh apa yang sudah Jepang lakukan terhadap hampir semua gedungnya.Sudah saatnya pemerintah mulai memikirkan untuk mencegah hal-hal yang demikian. Bukan hanya terpusat pada gedung-gedung yang megah di Jakarta atau kota besar yang lain. Justru tempat-tempat yang sering digunakan oleh khalayak ramai merupakan salah satu obyek yang harus bisa diperkuat tingkat keamanannya terhadap indikasi gempa.Kautsar AhmadMahasiswa S2 Universiti Kebangsaan Malaysia Selangorkiko_rfid@yahoo.com (msh/msh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads