Vicente D Angelo
Angkasa Pura Harus Upgrade Adisucipto
Sabtu, 10 Mar 2007 09:15 WIB
Jakarta - Saya bukan WNI tapi istri saya asli dari Yogyakarta. Setiap tahun kami selalu mengunjungi mertua di Yogyakarta and kami selalu naik Garuda. Saya punya pengalaman setiap pesawat Garuda jenis boing 737-400 waktu pendaratan di bandara Adisucipto.Hampir bisa pasti dalam pendaratan selalu ada goncangan keras dan pilot seketika mengerem pesawat begitu rodanya menyentuh landasan dengan "kasar" terasa pesawat hampir terjunkir. Tetapi kalau saya bandingkan ketika pesawat Garuda yang sejenis (Boing 737-400) mendarat misalnya di bandara Ngurarai Denpasar atau SukarnoHatta boleh dikatakan tidak terjadi goncangan yang seperti di Adisucipto, Yogya.Jadi, saya bukan seorang ahli di bidang penerbangan tapi dengan pengalaman ini, saya katakan bahwa standard bandara Adisucipto Yogya TIDAK LAYAK untuk pesawat berbadan besar seperti boing 737-400. Hal ini di karenakan landasan pacu kurang panjang dan lebar landasan pacu and area sekitarnya kurang lebar.Kiranya pihak otoritas/Angkasa Pura atau apa namanya, perlu up-grade bandara Adisucipto. Jangan cuma "cuci tangan" danbilang standard bandara itu layak. Harap diperhatikan itu!Vicente D Angelo___________________
(ana/ana)











































