Lahan seluas 4 hektare di Jalan Lintas Timur Km 73 Tanjung Raya, Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota, Kabupaten Pelalawan. Polres Pelalawan merespons cepat kejadian tersebut dengan menurunkan personel ke lokasi.
Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara mengatakan kebakaran terjadi sejak empat hari yang lalu. Saat ini tim kepolisian bersama Damkar, BPBD serta TNI masih terus berupaya memadamkan api di lokasi.
"Kami akan terus melakukan upaya maksimal untuk memadamkan api karhutla ini dan mencegah penyebaran api ke wilayah lainnya," kata AKBP John Louis Letedara, dalam keterangannya, Jumat (30/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petugas melakukan penyemprotan air ke lokasi yang terdampak karhutla. Pemadaman menggunakan bantuan alat meliputi 2 unit mesin mini straker dan 1 unit mesin dari PT RAPP dengan 5 rol selang, 2 nozlle, 3 unit kendaraan R4, dan 2 unit kendaraan R2.
Hingga siang ini, upaya pemadaman masih terus dilakukan. Pemadaman terkendala karena lahan merupakan gambut.
"Selain itu, angin juga berhembus kencang, jalanan licin dan berlumpur. Tapi syukurnya ada hujan, jadi kita terbantu," katanya.
Kondisi terakhir dilaporkan api sudah padam, namun masih ada asap-asap kecil bekas kebakaran. Saat ini petugas masih melakukan pendinginan di lokasi.
Lebih lanjut, AKBP John Louis mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran untuk membuka lahan. Ia menegaskan pihaknya akan menindak tegas pelaku karhutla, baik disengaja maupun tidak disengaja.
(mea/dhn)










































