Kepolisian Daerah (Polda) Riau mengirimkan psikolog untuk memperkuat upaya pemulihan trauma (trauma healing) korban bencana di wilayah Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Puluhan psikolog dari beberapa kampus di Riau akan dikirim untuk misi kemanusiaan ke lokasi bencana.
"Insyaallah besok kita akan dorong lagi dengan dibantu beberapa kampus di Provinsi Riau, ada 30-an psikolog yang melakukan trauma healing kepada korban yang terdampak," ujar Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan saat melepas bantuan ke Sumatera, di Polda Riau, Minggu (30/11/2025).
Kapolda menyampaikan bahwa selain bantuan logistik untuk sehari-hari, dukungan kesehatan mental sangat krusial untuk membantu mempercepat pemulihan psikis para korban yang terdampak bencana. Polda Riau sendiri melalui Biro Sumber Daya Manusia (SDM) telah mengirimkan 6 psikolog ke lokasi bencana, pada Sabtu (29/11) kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain bantuan yang bisa digunakan untuk sehari-hari, juga ada kemarin sudah mengirimkan 6 psikolog untuk mengirimkan trauma healing," imbuhnya.
Keterlibatan puluhan psikolog dari kampus ini melengkapi enam personel psikologi Polri yang telah lebih dulu diberangkatkan, memperkuat kapasitas tim Riau dalam memberikan dukungan mentalitas kepada masyarakat dan juga para petugas yang bertugas di lokasi bencana.
Pengiriman 30-an psikolog yang didukung berbagai kampus di Riau ini menunjukkan sinergi kuat antara institusi kepolisian dan akademisi dalam misi kemanusiaan. Puluhan tenaga ahli ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak penyintas bencana yang membutuhkan pendampingan mental pasca-trauma.
Upaya ini menegaskan komitmen Polda Riau bahwa penanganan bencana tidak hanya sebatas logistik dan evakuasi fisik, tetapi juga meliputi pemulihan aspek psikologis demi keberlanjutan hidup para korban.
Herry Heryawan juga turut mendoakan agar masyarakat yang terdampak bencana baik di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, agar cepat pulih. Dengan semangat kebersamaan dan persaudaraan, Ia yakin wilayah-wilayah yang terdampak bencana akan segera puluh.
"Kita berkumpul di sini agar saudara-saudara kita yang menjadi korban dapat segera pulih dan bangkit kembali, dan kita bersama-sama memperkuat makna kebersamaan kita. Harapan kita jelas, mereka adalah bagian dari kita, saudara-saudara kita tidak sendiri. Kita hadir di sini untuk menguatkan makna tersebut," paparnya.
Ratusan Personel BKO
Selain bantuan logistik, Polda Riau juga mengirimkan 290 personel BKO untuk membantu percepatan penanganan dan evakuasi korban bencana di Sumatera Barat. Personel Polda Riau akan mendirikan posko di bawah kendali operasi Polda Sumatera Barat.
Personel yang diberangkatkan dibekali kemampuan khusus dalam Search and Rescue (SAR). Tim anjing pelacak (K-9) Polda Riau juga ikut dikerahkan ke lokasi bencana untuk membantu pencarian korban yang tertimbun longsor dan banjir bandang.
Seperti diketahui, banjir bandang dan longsor menerjang Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Ratusan jiwa korban melayang dan sejumlah korban lainnya hilang dalam bencana tersebut.
Tonton juga Video Pengungsi Lewotobi Terima Bantuan hingga Trauma Healing











































