Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid turut menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Iptu (Anumerta) Donald Junus Halomoan yang meninggal saat menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).
"Kami sebagai Pemerintah Provinsi Riau turut berduka atas meninggalnya beliau dan kami meminta maaf kepada keluarga dan mendoakan beliau agar ditempatkan setinggi-tingginya di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa," ujar Abdul Wahid, Sabtu (8/8/2025).
Abdul Wahid juga menyampaikan terima kasih atas dedikasi dalam penanganan karhutla di Provinsi Riau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terima kasih atas dedikasinya untuk menangani Karhutla di Riau," imbuhnya.
Iptu (Anumerta) Donald Junus Halomoan meninggal setelah tiga pekan berjuang melawan karhutla di Rokan Hilr (Rohil), pada Selasa (5/8). Almarhum dimakamkan secara kedinasan di TPU Umban Sari, Rumbai, Kota Pekanbaru, pada Kamis (7/8) sore.
Pemakaman almarhum dihadiri Wakapolda Riau Brigjen Jossy Kusumo, Dansat Brimob Polda Riau Kombes I Ketut Gede Adi dan sejumlah PJU Polda Riau. Tembakan salvo mengiringi jenazah ke liang lahad tempat peristirahatan terakhirnya.
Atas pengorbanannya tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) bagi almarhum. Dalam surat keputusan Nomor 1197/VIII/2025, Kapolri menaikkan pangkat Ipda Donald setingkat lebih tinggi menjadi Iptu Anumerta.
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menyebut Iptu (Anumerta) Donald adalah pahlawan karhutla. Donald merupakan Bhayangkara sejati karena mengabdi jiwa raganya untuk negeri.
"Almarhum Ipda Donald adalah Bhayangkara sejati. Selama tiga pekan beliau berada di garis depan memadamkan titik-titik api, melawan panas dan asap demi melindungi masyarakat," ujar Irjen Herry Heryawan, Rabu (6/8).
Lihat juga Video 'Cerita Prajurit TNI Terkepung Karhutla di Rokan Hilir':
(mei/dhn)