Rumor Ganti Menteri
Bagikan opini, gagasan, atau sudut pandang Anda mengenai isu-isu terkini
Kirim Tulisan

Kolom Djoko Suud

Rumor Ganti Menteri

Rabu, 09 Feb 2011 08:21 WIB
Catatan: Tulisan ini merupakan opini pribadi penulis dan tidak mencerminkan pandangan Redaksi detik.com
Rumor Ganti Menteri
Jakarta - Karen disoal. Bos Pertamina itu digunjingkan mengundurkan diri. Posisinya akan ditinggal untuk menempati posisi baru sebagai Menteri Energi & Sumber Daya Mineral (ESDM). Belum jelas ya dan tidaknya. Tapi itu sebagai pembuka, bahwa pasca Imlek bakal terjadi reposisi pembantu presiden.

Rumor ganti menteri memang mengental. Itu sesuai 'kontrak politik' antara presiden dengan pembantu-pembantunya. Setelah evaluasi diterima pada awal tahun 2011, maka
masanya untuk melihat siapa yang diganti dan siapa penggantinya. Tak peduli yang
berasal dari profesional atau representasi partai politik. Ini tinggal menunggu hari.

Menanti sesuatu yang belum pasti tentulah melahirkan spekulasi. Kabarnya masih kabur. Mungkin belum ada kabar tetapi harus dikabar-kabarkan. Celometan menyebar tak diketahui sumber yang bicara. Dan itu sebagai reaksi renjana serta harapan. Juga aksi untuk mengail di air keruh atau di telaga bening.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rumor penggantian Menteri ESDM memang meruncing. Itu selain tersulut kelesak-kelesik, juga 'daftar hadir' minor bersangkutan. Darwin Zahedy Saleh acap mewakilkan pada bawahan saban pertemuan sinyal 'disharmonisasi'. Ditambah belum terjadinya lompatan prestasi di wilayah kerjanya merupakan 'kondite' yang lain.

Kalaulah Menteri ESDM diganti, maka calon pengganti itu tidak hanya dirumorkan pada Karen. Memang benar 'Srikandi' Pertamina itu bagus kinerjanya, tetapi ada rival lain yang tak kalah ciamik untuk posisi itu. Dahlan Iskan (Dis) Dirut PLN adalah calon penantang. Lepas dari gaya Dis yang menganggap PLN itu seperti perusahaan milik sendiri, tetapi gaya itu menyenangkan jika memberi manfaat bagi rakyat.

Menteri lain yang dirumorkan diganti adalah Mustafa Abubakar. Menteri Badan Usaha
Milik Negara (BUMN) ini dianggap kurang tantit (lincah). Yang dirumorkan untuk menggantikan posisinya adalah Muchayat, mantan salahsatu Deputy Kementerian BUMN,
dan Dwi Sutjipto, Direktur Utama Semen Gresik. Nama yang terakhir ini lekat dengan
kesuksesan Semen Padang dan Semen Gresik, sebab dia merupakan salah satu CEO terbaik negeri ini.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) juga dirumorkan diganti. Kasus hukum yang membuat banyak orang mengurut dada bagian yang dianggap sebagai kegagalan. Untuk posisi ini Agun Gunanjar yang sekarang di komisi II diasumsikan akan menggantikan posisinya. 'Jatah' Partai Amanat Nasional (PAN) ini diprediksi akan diisi 'orang Golkar'.

Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) kemungkinan juga terjadi
perombakan. 'Taklid buta' sang menteri memberinya ruang kembali diberi posisi, tetapi problem akut di internal partai membuat SBY melapis kader PKB ini. Kementerian yang masih 'lelo ledung' tidak punya greget itu akan ditinggal Muhaimin. Sebagai pelapis diindikasikan Muamir Mu'in Syam akan mengisi posisi itu, atau jabatan di bawahnya yang masih di area Menakertrans. Itu karena sosok inilah yang menguasai massa riil partai yang terpecah-belah itu.

Yang paling menarik adalah rumor tentang Kementerian Pertanian dan Kementerian Kehutanan. Untuk dua institusi itu, dua-duanya dirumorkan diisi kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Ini sangat politis, strategis, sekaligus futuris. Sebab jika menjadi kenyataan, maka pertarungan politik tahun 2014 akan berubah drastis.

Salahsatu tokoh yang dicuatkan untuk mengisi posisi itu adalah Budiman Sujatmiko. Mantan pemimpin Partai Rakyat Demokratik (PRD) itu diasumsikan akan melakukan gebrakan program yang pro rakyat. Banyak yang berharap dia tampil sebagai Che Guevara Indonesia, memberi perhatian ekstra terhadap nasib petani cilik yang selalu terlunta-lunta.

Jika itu direalisasi, tidak hanya SBY yang menangguk keuntungan politik dan pencitraan, tetapi juga PDIP dengan motto 'partainya wong cilik' yang tidak lagi hanya sekadar slogan. Posisi Budiman di percaturan politik tahun 2014 amat vital, itu jika dia diberi jabatan ini dan mampu melaksanakan sesuai harapan.

Dan terakhir yang juga dirumorkan diganti adalah Menteri Perdagangan. Performa Indonesia memang membaik untuk sektor ini. Tapi jika dikalkulasi, maka Marie Pangestu telah menciptakan terlalu banyak ketergantungan Indonesia terhadap asing. Impor segalanya gila-gilaan. Dari beras, gula, garam, kedelai, benih, dan matinya industri kecil di berbagai daerah.

Ini rumor. Bisa ya bisa tidak. Namun kalau reshuffle kabinet itu dilakukan tahun ini, mumpung masih Imlek, maka menurut kepercayaan China akan berdampak besar bagi kedigdayaan dan kesejahteraan negeri ini. Itu karena Tahun Kelinci Emas tahun 2011 didahului 'Bulan Kantong Uang'. Bulan Januari kemarin amat spesial. Ada lima hari Senin, lima hari Sabtu, dan lima hari Minggu. Ini hanya terjadi sekali dalam 823 tahun. Coba buka lagi deh almanak kemarin !

Akankah begitu realitasnya nanti? Rumor dan kepercayaan memang bukan kenyataan. Tapi jika diruntut awal 'datangnya asap' yang dilambari keyakinan, maka yang tak nyata itu akan nyata jadinya, pun sebaliknya.

*) Djoko Suud
adalah pemerhati budaya, tinggal di Jakarta.


(asy/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads