'Pidato Kemenangan' Risma Kembali Pimpin Surabaya

'Pidato Kemenangan' Risma Kembali Pimpin Surabaya

Zaenal Effendi - detikNews
Rabu, 17 Feb 2016 17:14 WIB
Pidato Kemenangan Risma Kembali Pimpin Surabaya
Foto: Foto: Humas Pemkot Surabaya
Surabaya - Usai dilantik sebagai Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini langsung menemui warga Surabaya yang sudah berkumpul di Halaman Balai Kota Surabaya untuk mengikuti Pesta Rakyat. Risma lantas berorasi singkat, semacam pidato kemenangan sang Wali Kota yang dikenal bergaya hidup sederhana ini.

Risma didampingi Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana, menyatakan siap dikoreksi oleh masyarakat. Bahkan Wali kota yang diusung PDIP ini langsung mempersilahkan warga yang ingin menyampaikan uneg-unegnya perihal pembangunan dan kemajuan kota. Termasuk terkait kebijakan Pemkot Surabaya serta cara kepemimpinan keduanya.

"Kalau ada yang ingin disampaikan ke kami, tidak usah ragu untuk menegur kami. Ini program pembangunan kita juga sudah bisa diakses lewat handphone," ujar Risma yang disambut tepuk tangan warga yang hadir, Rabu (17/2/2016).

Walikota perempuan pertama dalam sejarah Pemerintahan Kota Surabaya ini juga menyinggung tentang tidak adanya kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), beras untuk warga miskin (Raskin) juga mengupayakan agar jenjang pendidikan menengah (Dikmen) Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tetap dikelola oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sehingga tetap gratis seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Kita berjuang sama-sama agar SMA/SMK supaya tetap dikelola Pemkot dan gratis. Insya Allah bisa," tegas Risma yang pernah menjabat Kepala Bappeko dan DKP Kota Surabaya ini disambut teriakan 'amin' oleh warga yang hadir.  

Ia juga menegaskan pada pertengahan tahun ini, pemkot akan memperbanyak beasiswa untuk anak-anak di Surabaya dengan harapan tidak ada lagi alasan anak-anak di Surabaya tidak sekolah. "Walaupun bapaknya tukang becak dan ibunya pembantu rumah tangga, anak-anaknya harus bisa jadi sarjana," tegasnya.

Pernyataan senada juga sampaikan oleh Whisnu Sakti Buana yang menyampaikan terkait pendidikan, bea siswa dan juga menjamin tidak ada kenaikan PBB, bukan lagi berupa kampanye.

"Ini awal perjuangan kita. Kita wujudkan bersama-sama. Kita ingin lihat, ke depan Surabaya semakian diperhitungkan di kancah nasional dan internasional," tegas Whisnu singkat.

Usai memberikan pesan perdana di Pesta Rakyat, Risma-Whisnu ikut mencoba kuliner yang disediakan. Dan, lontong balap-lah yang menjadi pilihan dari aneka menu makanan yang disiapkan diantaranya, Lontong Balap, Semanggi Suroboyo, Tahu Campur, Sate Ayam hingga Soto Ayam. Termasuk juga aneka es dan jus segar.

(ze/van)
Berita Terkait