Aktor utama demo warga yang menolak tambang emas yang akan produksi Tahun 2016 ini masih diburu polisi. Dan tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka pengerusakan dan pembakaran di kantor PT BSI itu akan bertambah.
Sementara terkait kemungkinan adanya tersangka lainnya, Bastoni mengaku masih menunggu waktu yang tepat untuk melakukan penangkapan. Bahkan otak penggerak demo penolakan tambang emas yang anarkis itu, menurut polisi, sudah dalam pencarian.
"Kita tunggu waktu yang tepat saja. Otaknya kita masih buru," terang Kapolres Banyuwangi AKBP Bastoni Purnama, kepada detikcom, Sabtu (28/11/2015).
Jv (19) dan Sy (50), keduanya warga Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Pesanggaran, diamankan polisi saat melakukan pengerusakan ketika demo berujung rusuh. Dua tersangka itu sempat dirawat di RS Al-huda di kawasan Genteng. Namun keduanya sempat kabur pada Sabtu pagi, sebelum akhirnya ditangkap di rumahnya.
"Tersangka di bawa ke Polda Jatim," kata kapolres.
(ugik/ugik)











































