DetikNews
Kamis 26 Juli 2018, 12:55 WIB

Tepung Es Muncul di Kebun Teh Kaligua Brebes

Imam Suripto - detikNews
Tepung Es Muncul di Kebun Teh Kaligua Brebes Foto: Imam Suripto/detikcom
Brebes - Cuaca dingin juga menerpa kawasan Perkebunan Kaligua, Kecamatan Paguyangan Brebes, Jawa Tengah. Tepung es tampak terjadi selama beberapa hari terakhir ini di perkebunan teh di lereng barat Gunung Slamet, masuk wilayah Brebes.

Akibat cuaca dingin yang terjadi hari ini, Kamis (26/7/2018) tanaman teh yang ada perkebunan itu mengalami frozen atau diselimuti tepung es. Banyak pohon dan pucuk daun hingga rerumputan yang memerah seperti terbakar.

Kawasan perkebunan teh PTPN IX Kaligua adalah salah satu yang terkena dampak negatif dari cuaca dingin di Brebes. Kawasan ini memiliki ketinggian antara 1600 sampai 2050 mdpl. Setiap musim kemarau, suhu di kawasan ini turun hingga nyaris mencapai titik beku. Akibatnya, banyak tanaman teh yang terkena dampaknya.
Daun teh memerah akibat cuaca dinginDaun teh memerah akibat cuaca dingin Foto: Imam Suripto/detikcom

Asisten Manager Agro Perkebunan Kaligua, Mardjono menjelaskan, areal perkebunan teh yang terkena frozen berada di blok Bukit Ambar petak 25. Bukit ini memiliki ketinggian 1600 mdl.

"Akibat Frozen ini, pohon teh dan daun pucuk berwarna merah seperti terbakar. Padahal, daun pucuk ini biasanya berwarna hijau muda dan segar," terang Mardjono, Kamis (26/7/2018) siang.

Pohon teh yang terkena dampak frozen setelah sinar matahari muncul. Karena tepung es yang menempel pada daun dan pohon akan meleleh. Lelehan es ini meninggalkan warna merah pada daun dan batang tanaman teh.

Secara umum, frozen atau frooz seperti yang diucapkan masyarakat di perkebunan ini tidak berpengaruh pada pucuk daun karena masih bisa diolah menjadi teh. Namun untuk pohon teh, perlu pemeliharaan dan perawatan intensif agar bisa pulih seperti sedia kala. Mengingat pohon paska terkena frooz akan menghasilkan daun pucuk yang kurang bagus.

"Butuh 2 sampai 3 bulan pemeliharaan untuk pohon yang frooz agar pulih kembali. Antara lain pemberian nutrisi tanaman, pupuk cair dan perawatan lain," ungkap Mardjono.

Sejak cuaca dingin tahun 2018 ini, kawasan perkebunan milik PTPN IX ini sudah dua kali terkena dampaknya. Pertama pada 7 Juli lalu dan berikutnya 26 Juli. Hanya saja dampak frozen pada 26 Juli ini lebih parah dibanding 7 Juli lalu.

Baik pohon maupun daun akan mulai terselimuti tepung es saat suhu menyentuh 4 derajat celcius. Suhu dingin ini terjadi mulai pukul 01.00 sampai pukul 05.00.

"Kalau sore hingga malam suhu di kawasan ini pada kisaran 10 derajat celcius. Setelah dinihari suhu ini turun sampai 4 derajat celcius," kata Mardjono.
(bgs/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed