×
Ad

Intelijen AS Ingatkan Iran Mengincar Warga Amerika di Timur Tengah

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 24 Okt 2026 17:41 WIB
Ilustrasi -- Bendera Amerika Serikat (dok. REUTERS/Mike Segar)
Washington DC -

Intelijen Amerika Serikat (AS) memperingatkan bahwa Iran telah "meningkatkan secara substansial" upayanya untuk menargetkan warga negara AS di Timur Tengah dan wilayah lainnya. Peringatan ini dirilis saat ketegangan meningkat, dengan Washington berpotensi melancarkan serangan baru terhadap Teheran.

Dalam memo yang dikirimkan kepada Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio, seperti dilansir AFP, Sabtu (24/10/2026), Direktur Intelijen Nasional AS Jay Clayton menyatakan bahwa Iran meningkatkan upaya untuk menargetkan para personel AS di luar negeri.

"Kami telah menerima informasi intelijen bahwa Iran telah meningkatkan upaya secara substansial untuk menargetkan personel AS," demikian bunyi memo tersebut, seperti diungkapkan seorang pejabat AS yang tidak disebut namanya kepada AFP.

"Upaya merencanakan tindakan mematikan oleh pihak Iran terhadap warga negara AS telah mencapai tahap lanjut, baik di Timur Tengah maupun di sejumlah negara lainnya," imbuh memo tersebut, yang isinya pertama kali dilaporkan oleh media AS, Axios.

Menurut laporan Axios, yang dilansir Anadolu Agency, memo tertanggal 23 Oktober itu menyatakan bahwa informasi intelijen itu relevan bagi lebih banyak personel AS. Memo satu halaman yang diklasifikasikan rahasia itu, tidak menyebutkan target, negara di luar Timur Tengah, atau sifat dari rencana serangan tersebut.

Seorang pejabat AS, yang enggan disebut namanya, mengungkapkan bahwa informasi intelijen itu menjadi salah satu alasan mengapa jumlah personel Kedutaan Besar AS di negara-negara seperti Uni Emirat Arab, Lebanon, Qatar, dan Yordania.

Awal pekan ini, para anggota keluarga dan staf tidak esensial diperintahkan meninggalkan Kedutaan Besar AS di Riyadh, ibu kota Arab Saudi, dan di Konsulat AS yang ada di Jeddah dan Dhahran.




(nvc/idh)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork