Inggris Kirim Jet Tempur Bantu Lindungi Arab Saudi dari Serangan Houthi

Inggris Kirim Jet Tempur Bantu Lindungi Arab Saudi dari Serangan Houthi

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 21 Okt 2026 12:54 WIB
Jet tempur Typhoon milik Angkatan Udara Inggris (dok. Saul Loeb/AFP/Getty Images)
Jet tempur Typhoon milik Angkatan Udara Inggris (dok. Saul Loeb/AFP/Getty Images)
London -

Inggris mengumumkan akan mengirimkan sejumlah jet tempur Typhoon milik Angkatan Udaranya ke Arab Saudi. Pengerahan jet tempur ini bertujuan untuk melindungi kota-kota dan infrastruktur penting di Saudi dari serangan kelompok Houthi, yang semakin meningkat beberapa waktu terakhir.

Dalam pernyataannya pada Selasa (20/10) waktu setempat, seperti dilansir Anadolu Agency, Rabu (21/10/2026), pemerintah Inggris mengatakan bahwa jet-jet tempur itu akan menjalankan misi defensif dalam melindungi wilayah udara Saudi dari serangan rudal dan drone.

Ditegaskan oleh pemerintah Inggris bahwa jet-jet tempurnya itu tidak akan melakukan serangan ofensif terhadap Houthi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

London juga akan mengerahkan pesawat angkut jenis A400M milik Angkatan Udara Inggris (RAF), yang disebut untuk memfasilitasi pergerakan material pertahanan di dalam wilayah Saudi.

ADVERTISEMENT

Sejumlah penasihat militer, sebut pemerintah Inggris dalam pernyataannya, juga akan dikirimkan untuk memberikan dukungan kepada para perwira militer Saudi.

Tidak hanya itu, Inggris juga akan memperluas dukungan pengisian bahan bakar di udara untuk operasi pertahanan udara Saudi, termasuk operasi yang menargetkan aset-aset militer Houthi di Yaman.

"Serangan terus-menerus dari kelompok Houthi terhadap sekutu kita, Arab Saudi, benar-benar tercela," kata Menteri Pertahanan Inggris, Wes Streeting, dalam pernyataannya.

"Menargetkan bandara di Riyadh, secara khusus, menunjukkan sejauh mana kelompok Houthi bersedia untuk bertindak demi memicu eskalasi situasi di kawasan tersebut," sebutnya.

Pemerintah Inggris memperingatkan bahwa eskalasi kekerasan di kawasan Teluk dapat berdampak pada London, antara lain melalui kenaikan biaya hidup, gangguan pasokan energi, dan peningkatan biaya bagi dunia usaha Inggris.

Pengerahan aset militer Inggris ini diumumkan setelah Saudi, sepanjang bulan ini, terus-menerus menjadi target serangan udara yang dilancarkan oleh Houthi, yang bermarkas di Yaman dan didukung oleh Iran. Beberapa serangan Houthi itu menghantam bandara-bandara sipil dan fasilitas minyak di wilayah Saudi.

Simak Video 'PBB soal Serangan Houthi ke Bandara Saudi: Pelanggaran Hukum Internasional':

Halaman 2 dari 2
(nvc/idh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini