Koalisi pimpinan Arab Saudi mengumumkan bahwa pertahanan udara mereka telah mencegat dan menghancurkan setidaknya lima drone yang diluncurkan ke wilayahnya pada Rabu (21/10) waktu setempat. Drone-drone itu terdeteksi mengarah ke Wilayah Timur Saudi dan ke kota suci Madinah.
"Empat drone yang diluncurkan ke arah Kerajaan telah dicegat dan dihancurkan," kata juru bicara koalisi pimpinan Saudi, Mayor Jenderal Turki Al-Maliki, dalam pernyataan via media sosial X, seperti dilansir AFP, Rabu (21/10/2026).
Dalam pernyataan lanjutan, Al-Maliki mengatakan bahwa pencegatan itu terjadi di Wilayah Timur dan di Madinah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia kemudian menambahkan bahwa satu drone lainnya juga dicegat dan dihancurkan di Wilayah Timur pada hari yang sama.
Al-Maliki tidak menyebutkan lebih lanjut soal sumber serangan atau dalang di balik serangan-serangan drone tersebut.
Namun sepanjang bulan ini, Saudi terus-menerus menjadi target serangan udara yang dilancarkan oleh kelompok Houthi, yang bermarkas di Yaman dan didukung oleh Iran. Beberapa serangan Houthi itu menghantam bandara-bandara sipil dan fasilitas minyak di wilayah Saudi.
Serangan paling mematikan yang dilancarkan Houthi melanda Bandara Internasional King Khalid di Riyadh pada 10-11 Oktober lalu, yang menewaskan belasan orang dan melukai ratusan orang lainnya.
Saudi terseret ke dalam konflik Yaman yang kembali berkobar pada Juli lalu, setelah bertahun-tahun mereda menyusul gencatan senjata yang disepakati tahun 2022 lalu. Sejak saat itu, pasukan pemerintah Yaman terlibat pertempuran sengit dengan para petempur Houthi di Yaman.
Operasi militer berskala besar diluncurkan oleh pasukan pemerintah Yaman sejak awal Oktober, dengan tujuan merebut wilayah-wilayah yang dikuasai Houthi. Koalisi Saudi memberikan dukungan untuk pasukan pemerintah Yaman, dengan melancarkan serangan udara menargetkan fasilitas militer Houthi.
Sebagai balasannya, Houthi melancarkan serangan rudal dan drone terhadap wilayah Saudi, termasuk menargetkan bandara sipil dan fasilitas minyak di negara itu.
Pekan ini, Houthi menyatakan bahwa wilayah udara Saudi tidak aman, kecuali Mekkah dan Madinah yang merupakan kota suci bagi umat Muslim.
Lihat Video 'Serangan Drone ke Pasar di Sudan, 150 Orang Tewas':










































